Terkini.id, Jakarta – Pegiat media sosial, Denny Siregar menanggapi tudingan sejumlah pihak yang menyebut dirinya dibayar oleh negara sebagai buzzer. Terkait hal itu, ia pun menyindir pihak yang disebutnya ‘kadal gurun’ alias kadrun.
Denny Siregar lewat cuitannya di Twitter, Senin 16 Agustus 2021, menegaskan bahwa tudingan dirinya digaji oleh negara adalah tidak benar.
Menurut Denny Siregar, dirinya selama ini mendapat pemasukan uang bukan dari negara melainkan dari jasa iklan.
Akan tetapi, kata Denny, fakta tersebut tetap tidak diterima oleh pihak-pihak yang disebutnya kadrun itu.
“Dapet duit dari iklan salah. Gak pake iklan, tudingnya gua digaji ma negara. Kadrun itu dikasi fakta susah. Sukanya onani aja,” cuit Denny Siregar.
- Program Hafalan Juz 30 Pemprov Sulsel Dapat Kritik Denny Siregar: Diketawain Sama China
- Denny Siregar Prediksi Prabowo Subianto Akan Gandeng Gibran Rakabuming Sebagai Cawapres
- Polisi Tak Temukan Proyektil Penembakan Bahar Smith, Denny Siregar: Drama Zonk
- Prediksi Denny Siregar: Pilpres 2024 Hanya Ganjar Vs Prabowo, Anies Makin Lemah
- Denny Siregar: Mau Ibadah Natal Aja Susah, Nabi Pasti Nangis!
Sebelumnya, Denny Siregar juga sempat dituding sebagai buzzer yang dibayar pemerintah untuk menghancurkan Islam.
Tudingan terhadap Denny itu dilontarkan seorang pendakwah lewat video yang sempat viral di media sosial beberapa waktu lalu.
Tak tinggal diam dengan tudingan tersebut, Denny pun lantas menyebut pendakwah itu dengan istilah kadrun.
Ia pun menilai pendakwah kadrun tersebut hanya sibuk memelihara jenggot namun jarang menggunakan akalnya saat berceramah.
“Selamat pagi wahai para kadrun yang sibuk memelihara jenggot tapi jarang menggunakan akal,” tulis Denny Siregar lewat cuitannya di Twitter.
Kendati demikian, Denny Siregar tetap mendoakan agar pendakwah yang menudingnya sebagai buzzer yang digaji negara tersebut senantiasa diberi kesehatan.
“Sehat-sehat selalu ya, gada kalian kurang rame dunia permedsosan,” ujarnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
