Selain itu, ia juga menyinggung soal tuduhan pihak keluarga mempelai pria terkait tenda pernikahan. Menurutnya, tenda itu sudah didirikan di samping rumahnya dan kepala desa menjadi saksi perihal tenda tersebut.
“Dan masalah tenda, itu tenda ada, bapak kepala desa sebagai saksi bahwa ada didirikan tenda di sebelah rumah saya,” ucap Dona.
Lewat klarifikasinya itu, Dona juga menyinggung tuduhan mempelai pria soal motor. Ia pun menegaskan bahwa motor itu bukanlah pemberian dari mempelai pria melainkan motor milik keluarga dari perempuan itu.
“Dan motor, itu adalah kepribadian, itu juga bukan punya saya tapi punya keluarga saya,” tegasnya.
Lebih lanjut, wanita itu juga membantah tuduhan soal dirinya sudah 4 kali gagal menikah. Dona pun menegaskan bahwa ia baru pertama kali gagal menikah yakni dengan Anjas, pria asal Palembang tersebut.
“4 kali gagal menikah itu juga tidak benar, ini baru pertama kali saya gagal menikah,” ujarnya.
Diwartakan sebelumnya, heboh kabar seorang mempelai pria asal Palembang, Sumatra Selatan (Sumsel), Anjas, membatalkan pernikahannya dengan seorang wanita bernama Dona Wulandari pada H-1 jelang pernikahan.
Pihak mempelai pria memutuskan pembatalan pernikahan itu lantaran sang ibu dibentak oleh keluarga calon istrinya tersebut.
Dilansir dari TribunSumsel.com pada Minggu, 25 Desember 2022 lalu, Dona Wulandari disebut bukan pertama kali saja gagal menikah.
Menurut keterangan warga di sekitar rumah Dona, wanita di Palembang itu sudah empat kali mengalami gagal menikah. Salah satu calonnya bahkan disebut tinggal satu wilayah dengannya. Sementara Anjas adalah pria keempat yang berencana menikahinya namun akhirnya batal.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
