Diuji Satpam, Air Keran Positif Covid-19: Jangan Mau Dites, Kita Dibohongin Sama yang Jual Alat Kampret!

Terkini.id, Jakarta – Baru-baru ini beredar sebuah video seorang satpam yang menguji air keran dengan alat rapid tes antigen Covid-19.

Bersama satu satpam lainnya dan seorang wanita, ia pun melakukan pengujian terhadap air keran.

Mulanya, ia mengambil air dari keran lalu memasukkannya ke dalam botol, kemudian menuangkannya ke alat tes Covid-19.

Baca Juga: HELPer Indonesia Galang Donasi untuk Pengadaan 1.650 Alat Rapid Test

Kendati demikian, rupanya sejak awal pria itu sudah yakin bahwa air keran tersebut akan menunjukkan hasil positif jika diuji dengan alat tes Covid-19.

“Kalau hasilnya positif, berarti tukang alatnya bohong. Nah, lihat hasilnya. Kalau positif, gue gak mau lagi di-swab tiap minggu,” ujar satpam tersebut, sebagaimana dikutip terkini.id dari Indozone pada Minggu, 25 Juli 2021.

Baca Juga: Pemkot Makassar Gelar Rapid Test Covid-19 Massal Gratis

Beberapa saat kemudian, setelah air keran itu dituangkan ke atas alat tes COVID-19 tersebut, ternyata hasilnya memang positif.

“Kita lihat ya, masa air keran ada virusnya! Ternyata kita dibohongin sama yang jual alat kampret! Air keran positif Covid-19!”

Satpam itu pun lantas menyerukan agar karyawan jangan mau dites Covid-19 dengan alat seperti itu.

Baca Juga: Hasil Rapid Test 38 Kontak Pasien Covid-19 di Jeneponto Negatif

“Besok-besok karyawan jangan mau kalau dites. Bohong! Mending beliin vitamin!” katanya.

Namun, berdasarkan penelusuran melalui situs covid19.go.id, disebutkan bahwa alat rapid tes antigen memang tidak diperuntukkan untuk menguji air atau cairan lain yang bukan dari saluran pernapasan.

Bagikan