Dr. Syaifuddin: selain melalui Bimtek, Penyuluh Pertanian akan dilatih melalui AOR Polbangtan Gowa

Dr. Syaifuddin selaku Direktur Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Gowa ketika didaulat menjadi pemateri pada Rapat Kordinasi Pelaksanaan Program dan Kegiatan Utama Kementerian Pertanian di Hotel Aryaduta Makassar. (28/02)

Awal maret 2020 kami akan melaksanakan Bimbingan Teknis (Bimtek) Teknologi Informasi bagi penyuluh pertanian yang berada diwilayah kordinasi kami sesuai dengan Keputusan Menteri Pertanian No. 84/KPTS/OT.050/M/01/2020. Selain Tana Toraja dan Toraja Utara, kami juga mengikutsertakan penyuluh pertanian dari Kabupaten Enrekang berdasarkan MoU antara Polbangtan Gowa dan Pemkab Enrekang.

Informasi ini dikatakan oleh Dr. Syaifuddin selaku Direktur Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Gowa ketika didaulat menjadi pemateri pada Rapat Kordinasi Pelaksanaan Program dan Kegiatan Utama Kementerian Pertanian di Hotel Aryaduta Makassar. (28/02).

Syaifuddin mengatakan bahwa untuk mendukung program utama kementan yang salah satunya Komando Strategis Pembangunan Pertanian (Kostratani), kami akan mengadakan bimtek TI yang tujuannya adalah meningkatkan kemampuan penyuluh pertanian dalam bidang TI karena sebagaimana kita tahu bahwa program ini membutuhkan banyak keahlian dalam bidang TI terutama pengoperasian Drone beserta memanfaatkan hasil foto udara untuk membuat pemetaan lahan.

Selain itu, kami juga akan membekali penyuluh pertanian dengan pengetahuan multimedia diantaranya melakukan komunikasi video confrence ke Agriculture War Room (AWR) dan memanfaatkan smartphone android untuk membuat media penyuluhan serta kemampuan browsing internet yang termasuk didalamnya berkomunikasi menggunakan surat elektronik.

Syaifuddin menambahkan, bahwa tidak sampai dibimtek saja. Kami akan membimbing para penyuluh pertanian dalam bidang TI dan teknis pertanian/peternakan melalui AOR (Agriculture Operation Room). AOR Polbangtan Gowa dalam waktu dekat akan kami launching untuk dimanfaatkan agar Pertanian 4.0 segera tercapai. Kami akan memanfaatkan teknologi video confrence untuk membantu penyuluh. Kami siapkan tenaga teknisnya. TIdak mesti kelokasi para penyuluh, tapi melalui perantara internet.

Ini yang diharapkan oleh Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo. Syahrul mengatakan, tak hanya teknologi teleconference, Internet of Things, Artificial Intellegence (AI), hingga Robot Construction di masa sekarang hingga masa depan akan mampu mengubah kehidupan manusia bahkan menimbulkan tantangan-tantangan baru yang harus bisa dihadapi dan diadaptasi oleh masyarakat, tak terkecuali penyuluh pertanian.

Sebab, ungkap Syahrul, penyuluh pertanian adalah inti dari agent of change pembangunan pertanian. Karena itu, jadilah penyuluh pertanian yang hebat. enyuluh harus mampu mengelola pertanian yang ada di masyarakat.

“Kalau begitu, pertanian harus menjadi kekuatan bangsa ini dengan menggunakan teknologi yang lebih baik, memanfaatkan sains dan riset yang lebih kuat sehingga bisa menghadirkan kemampuan-kemampuan kita,” tegas Syahrul.

Komentar

Rekomendasi

Berita Lainnya

BEM FSD UNM Salurkan Bantuan Sembako dan APD Untuk Mahasiswa dari Luar Makassar

1.569 Peserta SNMPTN 2020 Lulus di Unhas, Nama yang Lulus Diumumkan Hari Ini

Direktur Polbangtan Gowa Beri Bantuan Untuk THL dan Cleaning Service: Ini Amanah Mentan SYL

Pandemi COVID-19, Seluruh Aktifitas Akademik Dialihkan Ke Smartphone dan Notebook

Bahas Covid-19, Alumni LK2 HMI Korkom UMI Gelar Diskusi Online

Lewat Aplikasi Zoom, Mahasiswa UNM Ini Ujian Seminar Hasil Secara Online

Pantau WFH, Direktur Polbangtan Gowa Sampaikan Pesan Mentan SYL

Pertanian Tidak Berhenti, Petani Tana Toraja Tetap “Mangngarak Ta’nak Na Mantanan”

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar