Duar! Kekerasan Umat Islam di India Meledak, ICMI Desak Pemerintah Indonesia Turun Tangan, MUI Bilang Begini

Duar! Kekerasan Umat Islam di India Meledak, ICMI Desak Pemerintah Indonesia Turun Tangan, MUI Bilang Begini

FR
R
Fitrianna R
Redaksi

Tim Redaksi

Terkini.id, Internasional – Penindasan yang sudah berbentuk kekerasan terhadap umat Islam di India belakangan ini semakin ‘meledak’.

Terkait hal tersebut, Majelis Pimpinan Pusat Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (MPP ICMI) buka suara.

Dengan tegas ICMI mendesak Pemerintah Indonesia agar turun tangan dengan mengambil sikap terhadap pembantaian dan penindasan kaum minoritas Muslim di India.

“Kami (ICMI) meminta Pemerintah agar memanggil duta besar India di Indonesia untuk memberikan penjelasan kepada masyarakat muslim di Indonesia terkait hal tersebut (penindasan terhadap umat Islam di India),” desak Wakil Ketua Umum (Waketum) Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Periode 2021-2026, Andi Anzhar Cakra Wijaya, dikutip terkini.id dari RMOL pada Senin, 21 Januari 2022.

ICMI, kata Andi Anzhar, juga mendesak Presiden Joko Widodo untuk memberi perhatian kepada umat Muslim di India yang mengalami diskriminasi, penindasan, dan kesewenang-wenangan oleh kelompok ultra-nasionalis Hindu ekstrem di negara Mahatma Gandi itu.

“Ini sangat penting, mengingat sebagai negara Islam terbesar di dunia, ICMI memandang Indonesia harus berperan aktif dan menunjukkan solidaritas terhadap saudara-saudara muslim di India yang saat ini mengalami penindasan.”

Waketum ICMI bidang Politik, Hubungan Internasional, Hukum dan Hak Asasi Manusia (HAM) ini menjelaskan bahwa sikap arogansi dan kesewenang-wenangan yang dipertontonkan kelompok mayoritas ultra-nasionalis Hindu ekstrem itu telah ‘melukai’ sekaligus ‘mencoreng’ hubungan RI-India.

Oleh karena itu, Andi menyerukan agar India menghentikan segala bentuk kekerasan fisik maupun psikis terhadap umat Muslim di negara berpenduduk terbanyak nomor dua dunia itu.

Sebb, katanya, jika terus melakukan penindasan terhadap umat Muslim, maka India berarti telah merusak dan mengotori demokrasi serta perdamaian yang sejak dahulu diajarkan oleh Mahatma Gandhi, yaitu misi penting universal declaration of human rights.

Sementara itu, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Bidang Hubungan Luar Negeri dan Kerja Sama Internasional, Sudarnoto Abdul Hakim, juga turut meminta Pemerintah Indonesia membantu Muslim India yang ditindas kalangan mayoritas.

“Saya berharap, Pemerintah RI melakukan langkah-langkah penting meyakinkan Pemerintah India melalui Dubes India untuk menghentikan ekstrimisme ini,” katanya melalui keterangan resmi.

Sudarnoto mengaku sangat kecewa dan sakit hati melihat tindakan brutal Pemerintah India terhadap warga minoritas Muslim di India.

Ia menilai bahwasanya tindakan brutal mayoritas terhadap Muslim India tersebut telah melanggar HAM.

“Bisa jadi komunitas agama lain yang menyadari dan mengerti betul tentang HAM akan terusik dengan apa yang dilakukan oleh Pemerintah India,” tandas Sudarnoto.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.