terkini.id-Almaty , Di tengah cuaca ibu kota lama Kazakhstan yang cukup sejuk, pada hari Rabu, tanggal 20 April 2022, Duta Besar RI untuk Republik Kazakhstan dan Republik Tajikistan bersama Tim KBRI Nur-Sultan mengadakan silaturahmi dengan jurnalis dan influencer Kazakhstan.

Sesuai rilis yang diterima dari KBRI Nur-Sultan melalui Koordinator Fungsi Penerangan, Sosial Budaya dan Protokol KBRI Nur-Sultan Darmia Dimu dan Sekretaris Dubes Nur-Sultan Andi Zulkarnain pada Kamis, (21/04/2022) di forum tersebut Dubes Fadjroel menyampaikan urgensi media dalam menyukseskan agenda diplomasi.
Dubes Fadjroel mengungkapkan bahwa sebagai orang media dan juga mantan Juru Bicara Presiden, saya menyadari begitu pentingnya media untuk menjalankan agenda diplomasi kami di KBRI.
“Untuk mengabarkan kekayaan budaya, ekonomi, sosial dan segala hal tentang Indonesia kepada masyarakat Kazakhstan dan Tajikistan,”tambahnya.
Dubes Fadjroel kembali menjelaskan terkait visi diplomasi ekonomi yang dicanangkan oleh Presiden Joko Widodo.
Menurut Fadjroel, Presiden mengatakan bahwa setiap duta besar harus menggalakkan 70-80% diplomasi ekonomi.

“KBRI Nur-Sultan telah berkomunikasi dengan lebih 10 pengusaha Indonesia yang sudah berminat masuk di Kazakhstan. Demikian sebaliknya, sudah berjumpa juga dengan beberapa pengusaha Kazakhstan yang tertarik menanamkan investasi di Indonesia,”tambah Dubes Fadjroel.
Dalam acara yang diinisiasi oleh Fungsi Penerangan, Sosial, Budaya (Pensosbud) KBRI Nur-Sultan tersebut, Dubes Fadjroel juga menguraikan tentang rencananya menjalankan Pentahelix Diplomacy.
“Oleh karena itu kami akan menjalankan Pentahelix Diplomasi. Kolaborasi antara pemerintah, perguruan tinggi, komunitas, pelaku usaha dan media,” imbuhnya.
Dubes Fadjroel menambahkan bahwa, Kemarin malam kami sudah melakukan meeting business dengan pengusaha Kazakhstan. Tadi siang kami sudah berkunjung ke Alfaraby University, kemudian malam ini bertemu dengan teman-teman media. Besok akan berkunjung ke komunitas Pencak Silat Kazakhstan. Selanjutnya, hari Jumat kami akan bertemu dengan pihak pemerintah, Akim Almaty.
Mantan Juru Bicara Presiden tersebut juga memaparkan terkait rencana Presiden Jokowi untuk menciptakan 10 Bali baru di Indonesia. Hal itu dilakukan untuk mendorong pemerataan pembangunan dan menciptakan pertumbuhan pasca pelemahan ekonomi karena pandemi Covid-19.
Di forum silaturahmi yang dihadiri oleh petinggi media, wartawan, aktor, dan youtuber tersebut, Dubes Fadjroel juga menjelaskan terkait pentingnya agenda diplomatik melalui pendekatan kebudayaan karena akan lebih mudah untuk diterima.

“Tari, tulisan, dan film akan menjadi bagian dari kegiatan diplomasi. Diantara semua profesi yang pernah saya lalui, menjadi penulis menurut saya yang paling spesial,”ungkap Dubes Fadjroel.
Terakhir, aktivis demokrasi tersebut menyampaikan bahwa kolaborasi adalah kunci untuk kemajuan bersama.
“Agenda KBRI Nur-Sultan bersama jurnalis ke depan ada tiga yakni kolaborasi, kolaborasi, dan kolaborasi. Terimakasih karena terus mencintai Indonesia,”pungkas Dubes Fadjroel.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
