Terkini, Makassar — Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Utama Perumda Air Minum Kota Makassar, Andi Syahrum, menerima kunjungan silaturahmi dan audiensi Komandan Batalyon Kavaleri (Danyonkav) 10/Mendagiri, Letkol Kav Agus Widodo, beserta jajaran di Kantor Perumda Air Minum Kota Makassar, Jalan Dr. Ratulangi, Selasa (7/7/2026).
Dalam pertemuan tersebut, Andi Syahrum didampingi Plt Kepala Bagian Distribusi dan Kehilangan Air (DKA), Wahidin, serta Plt Kepala Bagian Perencanaan Teknik, Rimbawan.
Audiensi turut dihadiri Pendiri Yayasan Bantuan Hukum Hasanuddin-Indonesia (YBH2I), Multazan, S.H., C.Med., yang memfasilitasi komunikasi antara Yonkav-10 Mendagiri dan Perumda Air Minum Kota Makassar.
Pertemuan membahas upaya peningkatan pelayanan air bersih bagi penghuni Kompleks Asrama Yonkav-10 Mendagiri. Sejumlah aspek menjadi perhatian, mulai dari evaluasi sistem distribusi hingga pengoperasian booster air di dalam kawasan asrama.
Pembahasan juga mencakup kebutuhan peningkatan layanan air bersih yang dirasakan sebagian warga RW 8 Tamalanrea Indah. Koordinasi lintas lembaga diharapkan dapat mempercepat identifikasi persoalan sekaligus mendorong solusi teknis yang tepat.
- 14 Titik Demo di Makassar 27 Agustus, Ini Lokasi yang Perlu Diwaspadai Pengendara
- Tak Cuma Tanggap Darurat, Pemerintah Jamin Pemulihan Gempa NTT Berlanjut ke Rekonstruksi
- DPRD dan Pemprov Sulsel Batalkan Rencana Kenaikan Tarif BBNKB dan PBBKB
- Identitas Para Terduga Pelaku Karhutla di Luwu Timur Sudah Dikantongi Aparat, Motifnya untuk Buka Kebun
- Kebakaran Hanguskan 3 Rumah Di Balang Toa Jeneponto, Bupati Turun Langsung Ke Lokasi
Plt Direktur Utama Perumda Air Minum Kota Makassar, Andi Syahrum, mengatakan pemenuhan kebutuhan air bersih merupakan bagian dari pelayanan dasar yang menjadi tanggung jawab perusahaan kepada seluruh masyarakat, termasuk lingkungan TNI.
Menurutnya, ketersediaan pasokan air bersih yang memadai di Kompleks Asrama Yonkav-10 Mendagiri sangat penting untuk menunjang aktivitas sehari-hari prajurit dan keluarga yang bermukim di kawasan tersebut.
Karena itu, Perumda Air Minum Kota Makassar akan menindaklanjuti hasil audiensi melalui koordinasi lanjutan dan kajian teknis. Langkah tersebut diperlukan untuk menentukan penanganan yang paling efektif sesuai kondisi jaringan di lapangan.
“Kebutuhan air bersih di Kompleks Asrama Yonkav-10 Mendagiri akan kami tangani secara bertahap dengan tetap mengacu pada ketentuan dan aspek teknis yang berlaku,” ujar Andi Syahrum.
Ia menegaskan, kajian teknis diperlukan agar langkah penanganan dapat disesuaikan dengan kondisi jaringan dan kebutuhan aktual di kawasan tersebut.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
