Kegiatan skala internasional itu menghadirkan sejumlah Narasumber, baik dari internal Universitas Hasanuddin maupun Pembicara dari Mancanegara.
Pembicara dari Unhas yakni, Prof. dr. Syafruddin Ph.D dari Fakultas Kedokteran Unhas, dan dr. Rusdina Bte Ladju, Ph.D (Hasanuddin University Medical Research Center).
Sementara Narasumber dari Mancanegara di antaranya, Dr. Leo Bey Fen, Ph.D (Fekultas Kedokteran Universitas Malaya, Malaysia), Burkhard Hinz (Country Director Kfw Office Jakarta), Dr. Devis Pascut, Ph.D (Italian Liver Foundation, Italy), dan Alka Chaubey, Ph.D, FACMG (Bionano Genomics, San Diego, USA).
Adapun pembicara utama atau Keynote Speaker, yakni H.E Denis Chaibi (Ambassador of the European Union to Indonesia and Brunei Darussalam).
Konferensi tersebut dibuka langsung oleh Rektor Universitas Hasanuddin, Prof. Dr. Ir. Jamaluddin Jompa, M.Sc.
Selain konferensi internasional, RS Unhas dalam rangkaian kegiatan itu juga turut menggelar Lomba Poster.
Pada kesempatan itu, Prof Indah mengungkapkan alasan pihaknya menggelar konferensi internasional ini.
Menurut Prof Indah, RS Unhas adalah rumah sakit pendidikan di bawah Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dimana salah satu tugas dari RS Unhas adalah melaksanakan penelitian.
“Maka dari itu RS Unhas juga mempunyai kewajiban membagi hasil-hasil penelitian. Dengan alasan itulah kegiatan ini dilakukan,” ungkap Prof Indah saat ditemui awak media di lokasi kegiatan, Minggu, 26 November 2023.
Prof Indah pun mengatakan bahwa selama ini kegiatan konferensi internasional hanya dilakukan di tingkat Fakultas. Namun, RS Unhas juga sebagai bagian dari institusi pendidikan punya fungsi penelitian.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
