Terkini, Makassar – Sebuah video viral di media sosial menunjukkan dugaan pengaturan skor dalam pertandingan PSM National Championship 2024 U-10 & U-12 antara Hasanuddin FC Makassar dan Lapatau Bone (U-12). Hal ini memicu kontroversi dan sanksi tegas dari pihak penyelenggara.
Video tersebut menunjukkan pemain Hasanuddin FC “bermain” untuk mencapai hasil seri dalam pertandingan yang menentukan lolos ke babak 16 besar. Panitia pertandingan yang memantau langsung kejadian tersebut langsung mengambil tindakan.
Direktur Pertandingan, M Arif Rijal menjelaskan kronologi kejadian dan sanksi yang diberikan kepada Hasanuddin FC.
“Pelatih dan official Hasanuddin FC mengaku tidak ada niat untuk pengaturan skor, namun diduga terjadi miskomunikasi dengan para pemain,” ujar M Arif.
Sebagai konsekuensi atas tindakan tak sportif tersebut, Hasanuddin FC didiskualifikasi dari turnamen dan dilarang mengikuti turnamen-turnamen yang diselenggarakan Celebes Filanesia Sport Management dalam rangka PSM Cup untuk semua kategori kelompok usia.
- Tim URC Resmob Polres Jeneponto Ringkus Terduga Pelaku Curat Di Pangkep
- Ketua TP PKK Jeneponto Hadiri Sosialisasi B2SA dan Penyerahan Bibit Kepada Keluarga Berisiko Stunting di Desa Paitana
- Menunda Servis Motor Bisa Memicu Kerusakan Berantai, Simak Penjelasan Teknisi Asmo Sulsel
- Kenali Tanda Motor Mulai Bermasalah, Jangan Tunggu Performa Menurun
- Srikandi Balira Sukses Gelar Maudu' Adaka Ri Gowa di Balla Lompoa, Lestarikan Tradisi dan Nilai Keislaman
Sementara itu, Lapatau Bone dinyatakan tidak terlibat dalam pengaturan skor dan melanjutkan perjalanannya di turnamen.
Kejadian ini menjadi tamparan keras bagi penyelenggara turnamen dan seluruh pihak yang terlibat dalam pembinaan sepak bola usia dini di Makassar. Sportivitas dan fair play harus menjadi nilai utama yang ditanamkan kepada para pemain muda.
“PSM Makassar menekankan agar kualitas penyelenggaraan turnamen-turnamen selanjutnya ditingkatkan,” tuturnya.
Celebes Filanesia Sport Management berkomitmen untuk mencegah terulangnya kejadian serupa di masa depan dengan memperkuat pengawasan dan edukasi kepada para pemain dan official.
Dugaan pengaturan skor ini menjadi pengingat penting bahwa integritas dan sportivitas harus dijunjung tinggi dalam setiap pertandingan, terutama dalam pembinaan sepak bola usia dini.
Sanksi tegas yang diberikan diharapkan dapat menjadi pelajaran berharga bagi semua pihak agar kejadian ini tidak terulang kembali.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
