Dulu Bilang Efek Kamera, Kini Kapolres Parepare Akui Tahanan Dipukul Polisi

Dulu Bilang Efek Kamera, Kini Kapolres Parepare Akui Tahanan Dipukul Polisi

HZ
Andi Ade Agsa
Hasbi Zainuddin

Tim Redaksi

Terkini, Parepare – Pernyataan Kapolres Parepare, AKBP Arman Muis, terkait kematian tahanan narkoba berinisial MR (50), mengalami perubahan signifikan. Setelah sebelumnya menyebut wajah lebam MR yang terlihat dalam video call kemungkinan disebabkan oleh kerusakan kamera, kini mengakui adanya tindakan kekerasan yang dilakukan oleh personilnya.

Dalam keterangan terbarunya, Arman menyampaikan bahwa Propam Polres Parepare menemukan indikasi pelanggaran etik yang dilakukan dua anggotanya. Keduanya kini diperiksa karena diduga menyalahgunakan wewenang saat menangkap MR pada akhir Februari lalu.

“Ada dua anggota diperiksa Propam, iya, terindikasi ada penyalahgunaan wewenang di situ. Saat penangkapan, berdasarkan BAP, ada perlawanan dari tersangka. Sehingga anggota ini refleks melakukan tindakan untuk pembelaan,” ujarnya, Rabu 16 April 2025.

Arman menegaskan bahwa tindakan tersebut telah menyalahi standar operasional prosedur (SOP). Ia menyoroti kelalaian anggotanya yang tidak memborgol MR sesuai prosedur, sehingga berujung pada tindakan kekerasan.

Lebih lanjut, Arman juga mengonfirmasi adanya bukti transfer sejumlah uang dari ponsel MR ke anggota Sat Narkoba. Namun, ia menolak menyebutnya sebagai pemerasan dan menyebut hal tersebut sebagai bentuk penyalahgunaan wewenang.

Baca Juga

“Kalau soal pemerasan, sampai saat ini belum ada. Tapi memang ada bukti transfer. Kita mengacu pada peraturan kepolisian, ini termasuk penyalahgunaan wewenang,” katanya.

Sebelumnya, pada konferensi pers 5 April lalu, Arman merespons beredarnya video call yang menunjukkan wajah MR dalam kondisi lebam dengan menyatakan bahwa hal itu bisa jadi akibat kerusakan kamera. Ia saat itu menolak berspekulasi dan menekankan pentingnya menunggu hasil penyelidikan.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.