Terkini.id, Jakarta – Salah satu hal yang mewarnai polemik sidang online Rizieq Shihab adalah para simpatisannya yang mendatangi Pengadilan Negeri Jakarta Timur.
Nampak dari video yang sudah banyak beredar di media sosial, para simpatisan berusaha masuk ke pengadilan namun dihadang oleh Petugas Kepolisian.
Salah satu video yang menarik perhatian hari ini adalah video ‘emak-emak’ yang nampak adu mulut dan berusaha menerobos Kepolisian.
Salah satunya yaitu Wati Aspirasih, seorang simpatisan Rizieq asal Jakarta Pusat yang mengaku sudah mendatangi PN Jaktim sejak persidangan pertama pekan lalu.
Dilansir dari CNN Indonesia, Wati mengaku berasal dari komunitas pecinta Rizieq Shihab. Ia mengaku datang untuk memberikan dukungan langsung kepada Rizieq.
- Dituding Terlibat Penembakan Laskar FPI, Diaz H: Rizieq Emang Suka Ngomong Sembarangan
- Habib Rizieq Geram Omongannya Dipotong Jaksa: Ini Menyangkut Nasib Saya!
- Saksi Pihak Bandara Soetta: Simpatisan HRS Maksa Masuk Hingga Kaca Gedung Pecah
- Habib Rizieq Murka: Jaksa Telah Buat Kebohongan Terang-terangan!
- Sebut Simpatisan HRS Tak Tahu Etika, PDIP: Maklum, Kadrun Penjual Agama
“Kita kemari cuma mau memberi support, asal mungkin habib tahu di luar ada yang memberi support jadi dia semangat,” kata Wati, pada Senin, 23 Maret 2021, dilansir dari CNN Indonesia.
Wati mengaku tidak jerah meskipun telah berhadapan dengan polisi berulangkali.
Menurutnya, ia memiliki hak untuk menghadiri persidangan umum dan menggunakan fasilitas umum.
“Hak kita ada untuk datang ke pengadilan umum dan kedua ini fasilitas umum. Kita punya hak untuk datang,” tegasnya.
Wati tidak mau mengikuti persidangan secara online dengan alasan yang sama dengan Rizieq, yaitu suaranya tidak terdengar jelas.
Salah satu kabar yang juga terdengar hari ini adalah bahwa simpatisan Rizieq akan diminta melakukan tes swab sebab kedatangan mereka memang membentuk kerumunan di depan pengadilan.
Terkait hal itu, Wati mengaku bahwa mereka sebenarnya tidak menolak untuk tes swab Antigen oleh polisi.
Namun, mereka ingin agar polisi juga melakukan tes tersebut bersama-sama.
“Bukannya pada nggak mau. Kita bilang kalo kita di-swab, ibu-ibu di-swab sekarang bareng. Ayo kita swab” ujar Wati.
Wati pun mengaku bahwa mereka akan mengikuti himbauan dari Rizieq sebagai panutan mereka.
Maka, mereka baru akan mundur jika Rizieq meminta mereka untuk mundur.
“Kalau Habib yang minta, kita akan mundur,” kata Wati.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
