Terkini.id – Menteri BUMN, Erick Thohir membeberkan jika jabatan di perusahaan BUMN bisa dibeli. Bahkan, kata dia, untuk jabatan direktur utama (Dirut) ada yang Rp25 miliar.
Erick Thohir juga blak-blakan jika dirinya sangat gampang mencari cuan dari jabatannya saat ini. Namun, untuk perusahaan yang dimaksud, dirinya enggan membeberkan.
“Paling gampang di BUMN, cari uang itu mindah-mindahin jabatan, itu setorannya banyak dulu,” kata Erick Thohir seperti dikutip dari YouTube Akbar Faizal Uncensored dari Pikiran Rakyat, Rabu, 24 November 2021.
Melansir Pikiran Rakyat, Rabu, 24 November 2021, praktik tersebut terjadi sebelum dirinya menjadi Menteri BUMN. Dimana, oknum yang ingin menjabat sebagai Direktur Utama BUMN memberi setoran.
“Pernah dihargai 1 direksi Rp25 miliar, direksi yang gede. Direktur utama lah Rp25 miliar kalo mau,” ujar Erick Thohir.
- Hasil Drawing ASEAN U-23 Championship Mandiri Cup 2025, Indonesia Satu Grup dengan Malaysia
- 3 Pemain Resmi Jadi WNI, Tambah Kekuatan Timnas Indonesia Jelang Lawan Australia dan Bahrain
- Shin Tae-yong Pamit: Warisan dan Harapan untuk Piala Dunia 2026
- Eksperimen PSSI: Mampukah Patrick Kluivert Menjawab Ekspektasi?
- Shin Tae-yong Dipecat: Evaluasi Kinerja atau Konflik Tak Terlihat?
Erick Thohir juga memastikan transaksi jual beli jabatan BUMN tidak terjadi lagi saat ini.
Kalau sampai terjadi, pemegang saham langsung memproses secara hukum atau pelaku dilaporkan ke KPK.
“Terus apa konteksnya? Kalau saya terlibat hal-hal jual beli jabatan, yah gak mungkin saya bisa merger-in BUMN, bisa menangkap yang korupsi ya ga mungkin, saya langsung goyang badannya,” tuturnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
