Terkini.id, Jakarta – Rencana kepulangan Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq menuai tanggapan dari Wakil Ketua Umum (Waketum) Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra), Fadli Zon.
Lewat cuitannya di akun Twitter, Fadli Zon membandingkan perlakuan pemerintah terhadap Rizieq dan WNI predator seks di Inggris, Reynhard Sinaga, yang menurutnya tak adil.
Diketahui, Reynhard merupakan warga negara Indonesia yang terjerat kasus pelecehan seksual terhadap sejumlah pria di Inggris.
Menurut Fadli Zon, Reynhard diberi bantuan hukum oleh pemerintah, sementara Habib Rizieq malah dipojokkan dengan sejumlah pernyataan dari Menko Polhukam Mahfud MD.
“Reynhard di Inggris yang jelas-jelas super kriminal dan memalukan Indonesia diberi bantuan hukum. Habib Rizieq Shihab (HRS) di Saudi Arabia malah dipojokkan pernyataan-pernyataan Menko @mohmahfudmd n Dubes RI di Saudi. Sungguh tak adil n ironis,” kata Fadli Zon di Twitter, Jumat 6 November 2020.
- HUT Dekranas 2026 dan HKG PKK Dongkrak Okupansi Hotel di Makassar hingga 90 Persen
- Makassar Raup Manfaat Besar dari HUT Dekranas 2026, Transaksi Pameran Capai Rp5 Miliar
- Munafri Dampingi Fadli Zon Tinjau Benteng Rotterdam, Revitalisasi Ditargetkan Dimulai Tahun Ini
- Wabup Gowa dan Kodim 1409 Perkuat Silaturahmi Lewat Nobar Piala Dunia 2026
- Olymrun 2026 Makassar Target 5.000 Pelari, PaninBank Dukung Gaya Hidup Sehat
Lewat cuitannya, Fadli Zon juga menyampaikan ucapan selamat kembali ke Tanah Air kepada Habib Rizieq.
“Selamat datang HRS,” ujarnya.
Sebelumnya, Menko Polhukam Mahfud MD memperingatkan pengikut Habib Rizieq agar tertib dan tidak membuat kerusuhan saat menyambut kepulangan Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) itu.
Mahfud pun menegaskan, jika massa Habib Rizieq sampai membuat kerusuhan, maka pemerintah akan bertindak tegas.
“Kalau sampai membuat kerusuhan berarti bukan pengikutnya Habib Rizieq, pemerintah akan bertindak tegas!” kata Mahfud, Kamis 5 November 2020 seperti dikutip dari Antara.
Mahfud juga berharap kepada massa pengikut Habib Rizieq untuk bisa bisa mematuhi protokol kesehatan di tengah pandemi COVID-19.
“Hal ini agar tidak saling me-mudhorot-kan, kalau dalam hukum fiqih itu la dhoro wala dhiror. Jangan saling menyulitkan antara orang, Jadi anda jaga dan orang lain jaga,” ujarnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
