Terkini.id, Jakarta – Fahri Hamzah, mantan anggota DPR RI yang kini menjabat sebagai Wakil Ketua Umum Partai Gelombang Rakyat (Gelora) Indonesia merespons klarifikasi Mahfud MD terkait laporan GAR ITB terhadap Din Syamsuddin atas dugaan Radikalisme.
Fahri Hamzah mengkritik bahwa cara pemerintah dalam memandang persoalan perlu diperbaiki.
“Cara pemerintah melihat persoalan perlu diperbaiki prof. Jangan dipersonalisasi,” tulis Fahri Hamzah melalui akun twitternya @Fahrihamzah pada Minggu, 14 Februari 2021.
Kritik Fahri Hamzah ini merupakan respon terhadap klarifikasi Mahfud MD, Menteri Koordinator Bidang Polhukam terkait posisi pemerintah memandang tudingan radikalisme kepada Din Syamsuddin.
Sebelumnya, Mahfud MD mengatakan bahwa pemerintah tidak pernah memandang Din Syamsuddin sebagai orang yang radikal.
- Baru Pimpin BGN, Sudaryono Langsung Gasak 261 Pegawai, 883 SPPG Ditutup Permanen
- DPD PDI Perjuangan Sulsel Gelar Diskusi Refleksi 30 Tahun Peristiwa 27 Juli 1996, Teguhkan Komitmen Merawat Demokrasi
- Tip Penting Sebelum Membeli Mobil Listrik: Paling Penting Perlindungannya
- Unhas Tetapkan Tim Penasihat Bisnis PT Haldin Metavisi Akademika, Berikut Nama-namanya
- Tingkatkan Kualitas SDM dan Ekonomi Masyarakat, Pemkab Jeneponto Gelar Pelatihan Barbershop dan Perkoperasian
“Pemerintah tidak pernah menganggap Din Syamsuddin radikal atau penganut radikalisme,” tulis Mahfud MD melalui akun twitternya @mohmahfudmd pada 13 Februari 2021.
Namun, Fahri Hamzah mengatakan bahwa ini bukanlah hanya soal Din Syamsuddin, melainkan cara pemerintah mengatasi persoalan secara keseluruhan di tengah ributnya suara-suara di sosial media.
“Ini bukan soal Pak Din dan pak itu atau pigai dan Abu Janda. Ini soal posisi negara di tengah hingar-bingar media sosial. Mengapa ‘fasilitas’ yang meng-‘ekstensi’ konflik di dunia maya dibiarkan ada?” lanjut Fahri Hamzah pada cuitan yang sama.
Lebih lanjut, Fahri Hamzah juga mengkritik bahwa tidak seharusnya pemerintah terang-terangan berpihak dalam mengatasi konflik yang ada.
Menurut Fahri Hamzah, sikap pemerintah yang berpihak justru akan semakin membuat suasana gaduh.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
