Terkini, Makassar – Festival Kuliner Tjap Legende kini menyambangi kota Makassar, tepatnya di Mal Phinisi Point Makassar, 18 Desember 2024 hingga 5 Januari 2025 mendatang.
Event persembahan Jiiscomm, yang merupakan event organizer kuliner dan F&B operator terbesar di Indonesia ini sebagai bagian dari upaya melestarikan kekayaan masakan khas Indonesia.
Febriyanto Rachmat CEO Samsaka Group/Jiiscomm mengatakan Tjap Legende merupakan sebuah event kuliner Nusantara yang menyajikan beragam hidangan autentik dan legendaris dari berbagai daerah di Indonesia.
“Acara ini bertujuan untuk memperkenalkan kekayaan kuliner Indonesia kepada masyarakat luas, serta melestarikan warisan kuliner yang telah diwariskan turun temurun,” bebernya.
Mengusung tema “Meet the Authentic: The Journey of Indonesian Legendary Cuisine”, “Tjap Legende” mengajak pengunjung untuk menjelajahi kekayaan budaya dan kelezatan kuliner tradisional Indonesia dari berbagai daerah.

- Kabur ke Sulawesi Tengah, Terduga Pelaku Pembunuhan di Sapanang Diringkus Tim Pegasus Polres Jeneponto
- Cathlyn dan Meivy Terima Beasiswa Kuliah ke Tiongkok, INTI Tanggung Biaya Pendidikan dan Hidup
- Himbauan Pemkab Jeneponto, Stop Penebangan Sembarangan, Lestarikan Pohon Demi Lingkungan Sehat, Cegah Erosi
- Jeneponto Satukan Langkah, Komitmen Bersama Percepat Penurunan Stunting Demi Generasi Berkualitas
- GESIT DATA PRESISI, Terobosan Pemkab Jeneponto Wujudkan Satu Data Terpadu Percepat Penurunan Stunting
“Festival ini menghadirkan beragam kuliner legendaris yang telah menjadi ikon warisan Nusantara, sekaligus mempromosikan kecintaan pada makanan lokal yang autentik,” jelasnya.
Sebagaimana diketahui, Festival Kuliner Tjap Legende melibatkan tenant tenant kuliner legendaris dari berbagai daerah di Indonesia untuk memperkenalkan hidangan-hidangan autentik Nusantara kepada pengunjung.
Beberapa tenant legenda terpilih seperti Nasi
Tempong & Rawon Bu Joyo, Gudeg Yu Djum 1950 Yogyakarta, Nasi Krawu Buk Tiban 1979 Gresik, Bolosego Yogyakarta, Wingko Babat Kelapa Hijau 1918, Soto Betawi H Agus Barito, Es Puter Conglik 1970 Semarang.
Kemudian ada Apem Beras Bu Siti 1854 Pasar Ngasem, Bakmi Ayam Kampung Ationg 1962 serta kuliner autentik nan legendaris lainnya bekerjasama dengan Jiiscomm.
Kegiatan ini akan mengajak pengunjung untuk berpartisipasi dalam berbagai aktivitas interaktif yang mengedukasi tentang kekayaan budaya kuliner Indonesia.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
