Terkini.id, Jakarta – Presiden RI, Joko Widodo memastikan Ibukota Indonesia akan pindah ke Kalimantan. Pengumumkan ibu kota negara baru Indonesia tersebut akan disampaikan sehari sebelum 17 Agustus 2019.
Presiden Joko Widodo mengungkapkan, secepatnya dia akan mengumumkan lokasi pasti calon ibu kota negara.
Bila semua berjalan lancar, Jokowi akan mengumumkan pemindahan ibu kota negara ini dalam pidato kenegaraan yang akan disampaikan di Sidang tahunan MPR 16 Agutus 2019.
“Saat ini masih ada satu dua hal yang belum diselesaikan Bappenas. Sesegera mungkin saya sampaikan bila sudah beres. Nanti saya sampaikan dalam pidato kenegaraan,” kata Jokowi seperti dilansir dari suaracom.
Saat ditanyakan kapan waktu persis proses pemindahan Ibu Kota dimulai, Jokowi mengatakan sesegera mungkin.
“Tahun ini langsung dimulai. Tahap pertama akan dilakukan clearing lahan, dan seterusnya,” kata Jokowi.
Untuk memuluskan proses kerja besar tersebut, pemerintah sudah menganggarkan dana sekitar Rp 466 Triliun.
“Dana sebesar itu akan dicarikan dari sumber lain, bukan APBN. Mungkin kalau APBN hanya sekitar 30 persen,” katanya.
Bappenas sudah merencanakan sejumlah model pendanaan. Misalnya, ruilslag atau tukar guling aset perkantoran milik pemerintah di Jakarta.
Pemerintah mempunyai gedung di Jakarta seperti di kawasan Jalan Sudirman, Jalan Thamrin, Jalan Rausan Said, dan Jalan Medan Merdeka.
Gedung-gedung itu berpotensi untuk ditukar guling sehingga dananya bisa dijadikan modal pembangunan ibu kota negara di Kalimantan.
Saat didesak lokasi ibu kota negara di kalimantan ini, Jokowi menolak memberikan jawaban pasti. “Masih menunggu Bappenas. Secepatnya akan saya umumkan,” kata dia lagi.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
