Garuda Indonesia akan Lakukan Ini pasca Kalah dalam Gugatan Arbitrase di London

Terkini.id, JakartaGaruda Indonesia akan lakukan ini pasca kalah dalam gugatan arbitrase di London. Maskapai penerbangan nasional Garuda Indonesia menjelaskan, pihaknya telah kalah dalam kasus gugatan pembayaran sewa pesawat dengan salah satu lessor di London Court of International Arbitration (LCIA).

Perusahaan dengan nama emiten GIAA di pasar saham itu, melalui Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra mengungkapkan, pihaknya akan melakukan koordinasi dengan kuasa hukum yang telah ditunjuk guna mempertimbangkan langkah yang dapat dilakukan selanjutnya.

“Perlu kiranya kami sampaikan bahwa tentunya kami sepenuhnya akan menghormati dan menyikapi secara bijak hal-hal yang telah ditetapkan LCIA dalam kewenangannya sebagai lembaga penyelesaian sengketa arbitrase internasional,” terang Irfan dalam keterangan resminya secara tertulis kepada wartawan di Jakarta, Jumat 10 September 2021 lalu.

Baca Juga: Penyandang Disabilitas Gagal Terbang Akibat Kursi Prioritasnya Diambil Pejabat Negara,...

Sekadar informasi, seperti dilansir dari Kontan.co.id, Minggu 12 September 2021, putusan LCIA tersebut merupakan tindak lanjut dari gugatan lessor pesawat Helice Leasing SAS dan Atterisage SAS (Goshawk) terkait kewajiban pembayaran sewa pesawat perusahaan yang diajukan kepada LCIA di awal 2021.

Namun atas putusan arbitrase tersebut, Irfan mengungkapkan saat ini Garuda Indonesia juga terus menjalin komunikasi intensif dengan Goshawk guna menjajaki kesepakatan terbaik. Hal itu dalam upaya penyelesaian kewajiban usaha perusahaan di luar proses hukum yang telah berlangsung.

Baca Juga: Era Kenormalan Baru, Garuda Indonesia Mulai Layani Penerbangan Umrah dari...

Upaya yang dimaksud salah satunya dilakukan dengan mempertimbangkan kemungkinan penjajakan skema restrukturisasi maupun strategi alternatif penunjang lainnya.

“Melalui komunikasi yang sejauh ini telah terjalin dengan baik, tentunya kami cukup optimistis penjajakan yang kami lakukan tersebut dapat menghasilkan kesepakatan terbaik bagi seluruh pihak. Khususnya, dengan memperhatikan aspek keberlangsungan usaha di tengah tekanan kinerja industri penerbangan di masa pandemi ini,” beber Irfan.

Sejalan adanya putusan LCIA tersebut, Irfan memastikan seluruh aspek kegiatan operasional penerbangan Garuda Indonesia akan tetap berlangsung secara normal.

Baca Juga: Era Kenormalan Baru, Garuda Indonesia Mulai Layani Penerbangan Umrah dari...

“Garuda Indonesia berkomitmen untuk senantiasa mengoptimalkan ketersediaan layanan penerbangan yang aman, nyaman dan sehat bagi seluruh penumpang Garuda Indonesia melalui penerapan protokol kesehatan pada seluruh lini operasionalnya,” tutupnya.

Bagikan