Gedung RS Dadi Makassar Terbakar, 39 Jiwa Dievakuasi, Kerugian Ditaksir Rp300 Juta

Gedung RS Dadi Makassar Terbakar, 39 Jiwa Dievakuasi, Kerugian Ditaksir Rp300 Juta

HZ
Isak Pasabuan
Hasbi Zainuddin

Tim Redaksi

Terkini.id, Makassar – Kerugian akibat kebakaran salah satu gedung Rumah Sakit Khusus Daerah (RSKD) Dadi Makassar, di Jalan Lanto Daeng Pasewang, Kecamatan Mamajang, pada Minggu siang, 26 September 2021 ditaksir mencapai Rp300 juta.

Direktur RSKD Dadi Makassar, dr Arman Bausat mengatakan, gedung yang terbakar merupakan tempat perawatan pasien Orang Dalam Gangguan Jiwa (ODGJ). Gedung yang terbakar terdapat 39 jiwa pasien. Beruntung tidak ada korban jiwa dan luka dalam peristiwa itu.

“Jadi itu ada satu gedung. Gedung itu bentuk huruf H, itu terbakar tengahnya. Dalam satu gedung itu, ada dua ruang perawatan, ada ruang perawatan Meranti untuk pasien jiwa yang disertai penyakit lain, dan satunya sisi dalam ruang perawatan Kenangan, itu pasien jiwa yang khusus perempuan,” kata Arman pada terkini.id, Senin 27 September 2021.

“Gedung Miranti itu ada 6 pasien jiwa, dan Kenanga 33 pasien. Pasien dilarikan ke ruang perawatan Mahoni. Kita titip di sana dulu. Karena kondisi bangunan yang terbakar tidak bisa lagi tampung mereka, tempat tidur, atap hangus terbakar. Ruang Meranti hampir 95 persen kena, Ruang Kenanga hampir 50 persen kena,” sambungnya kemudian.

Atas peristiwa itu, kata Arman, pihak RSKD Dadi Makassar mengalami kerugian yang ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.

“Kerugian ratusan juta, karena rangka-rangka atap hangus semua. Taksirannya sekitar Rp200-300 Juta,” sebutnya.

Sementara itu, Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Makassar, Hasanuddin yang ikut dikonfirmasi mengatakan puluhan armada diturunkan ke lokasi kejadian usai menerima laporan sekitar Pukul 10.00 Wita.

“15 Unit Armada bersama 45 personel diturunkan. Objek yang terbakar dua atap bangunan. Sumber kejadian sementara diduga korsleting,” sebutnya.

Usai kejadian itu, Polisi memasang garis polisi di sekitar lokasi kebakaran, termasuk beberapa keterangan dari petugas rumah sakit juga telah diambil.

Kapolsek Mamajang Makassar, AKP Mariana Taruk Rante menyebut, percikan api muncul pada stop kontak di salah satu ruangan gedung Meranti yang dilihat oleh seorang petugas rumah sakit. Namun pihaknya masih tetap mendalami peristiwa itu.

“Ada dua stop kontak di situ api muncul lalu naik ke atas sampai menyebar ke gedung sebelah. Tapi kita masih dalami dulu kejadiannya. Kita koordinasi dengan Labfor Polda dan Inafis Polrestabes,” kuncinya.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.