Geger Anak SMA Bunuh Pacarnya Usai Berhubungan Badan, Jasad Dimasukkan ke Karung

Ilustrasi Pembunuhan
Ilustrasi

Terkini.id, Bandung – Mayat seorang remaja perempuan yang diketahui merupakan siswi SMA ditemukan di dalam sebuah karung. 

Diketahui, pelaku pembunuhan tersebut adalah pacarnya sendiri. Sebelum pembunuhan keji itu, pelaku dan korban berhubungan badan.

Kapolresta Bandung Kombes Hendra Kurniawan mengungkapkan, tersangka mengakui sempat berhubungan badan sebelum menjerat korban dengan sebuah tali tambang.

“Anak korban ini mendatangi anak berhadapan dengan hukum (pelaku) karena mereka pacaran. Kemudian melakukan hubungan badan,” terang Hendra, Kamis 6 Agustus 2020.

Hasil interogasi, terang Hendra, pelaku mengakui secara spontan menghabisi nyawa korban menggunakan sebuah tali tambang bekas yang ia temukan di sekitar rumah kontrakan orang tuanya.

Menarik untuk Anda:

Satu menit kemudian, pelaku menjerat korban hingga tidak berdaya dan tewas. Ia masukkan mayat korban ke dalam karung. Kemudian ia simpan di depan rumah kontrakan tersebut.

“Secara spontan anak berhadapan hukum menemukan tali. Usai berhubungan badan, dijerat lehernya (korban) dan dimasukkan ke dalam karung lalu ditinggal pergi dari rumah anak berhadapan hukum tersebut. Keduanya masih sekolah umur 17 tahun, relatif beda sedikit saja,” katanya.

Hendra mengungkapkan, ibu pelaku menanyakan isi karung yang berada di depan rumah kontrakannya. Di sanalah pelaku mengakui telah membunuh pacarnya itu.

Setelah ibunya mengetahui hal itu, tutur Hendra, ia menyarankan agar pelaku menyerahkan diri. Akhirnya, sekira pukul 23.30 WIB, pelaku menyerahkan diri ke Polsek Rancaekek.

“Kemudian diajak orang tuanya untuk melapor ke Polsek Rancaekek. Akhirnya menyerahkan diri,” papar dia.

Akibat perbuatannya tersebut, ia terancam hukuman kurungan penjara 15 tahun. Meski demikian, penerapannya akan berbeda karena pelaku masih di bawah umur.

Konten Bersponsor

Mungkin Anda Suka

Terungkap, Filosofi dari Desain Helm Pebalap Binaan Astra Honda

Panel Rangkaian SEAAFSID STIM LPI dan SEAAM, Bersama Pakar Halal Empat Negara

Komentar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar