Terkini, Jakarta– Perusahaan transportasi daring (online) Grab Indonesia mengalokasikan Rp100 miliar melalui peluncuran Grab untuk Indonesia. Peluncuran inisiatif ini ditandai dengan penyerahan simbolis dukungan perlindungan sosial yang digelar di Jakarta, Selasa 13 Januari 2026.
Alokasi itu merupakan sebuah dukungan berkelanjutan yang dirancang dalam tiga babak untuk menemani perjalanan Mitra Pengemudi, mulai dari perlindungan, apresiasi, hingga peluang pengembangan diri.
Komitmen Rp100 miliar tersebut diwujudkan melalui tiga babak dukungan. Babak pertama adalah menjaga rasa aman melalui perlindungan BPJS Ketenagakerjaan gratis bagi Mitra Pengemudi berprestasi.
Grab memfasilitasi pembayaran iuran Jaminan Kecelakaan Kerja dan Jaminan Kematian bagi ratusan ribu Mitra Pengemudi berprestasi tanpa mengubah fleksibilitas kemitraan. Perlindungan ini dihadirkan agar Mitra dapat berusaha dengan lebih aman dan tenang.
Babak kedua adalah memberi makna melalui Bonus Hari Raya 2026 bagi Mitra Pengemudi berprestasi sebagai bentuk apresiasi tambahan atas konsistensi layanan. Bonus Hari Raya ini merupakan apresiasi ekstra dan bukan tunjangan rutin maupun kebijakan upah.
- Pasca Pembukaan, Satgas TMMD Ke-128 Geliat Bangun Rumah Layak Huni di Desa Arpal
- Motivasi Karyawan Perempuan, KALLA Hadirkan Kartini Talks Bersama Fauziah Zulfitri
- 6 Orang Siswa di Jeneponto Dirujuk ke RS, Kejang, Sesak hingga Diare Usai Makan Menu MBG
- Bupati Syaharuddin Beri Pesan Motivatif Menjadi Pemimpin kepada Ratusan Siswa di Sidrap
- Roadshow di Makassar, BukuAgen Perluas Akses Keuangan Masyarakat lewat UMKM
Babak ketiga adalah melangkah bersama melalui Program Mitra Naik Kelas Grab Academy. Melalui program ini, Grab mendorong Mitra Pengemudi mengembangkan keterampilan agar tetap produktif dan siap menangkap peluang di era ekonomi digital. Lebih dari 3.400 Mitra Pengemudi kini bergabung menjadi Mitra Merchant, serta lebih dari 1.700 Mitra GrabBike naik kelas menjadi Mitra GrabCar.
Plt Deputi Bidang Koordinasi Industri, Ketenagakerjaan, dan Pariwisata Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian RI, Dida Gardera menyampaikan bahwa pemerintah terus mendorong perluasan jaminan sosial bagi pekerja sektor informal, termasuk di ekosistem ekonomi digital.
“Konsep tiga babak yang diinisiasi Grab dinilai sejalan dengan upaya pemerintah dalam memberikan perlindungan sosial pekerja informal,” kata Dida.
Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah Republik Indonesia, Maman Abdurrahman menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam memperkuat ekosistem UMKM dan mitra. Menurutnya, ojek online merupakan salah satu penopang ekonomi nasional dan perlu didukung agar tetap sehat dan berkelanjutan.
CEO Grab Indonesia, Neneng Goenadi menyampaikan bahwa inisiatif ini merupakan bagian dari komitmen jangka panjang Grab yang sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto dalam memperkuat perlindungan sosial dan ekonomi digital yang inklusif. Grab akan terus melangkah bersama Mitra Pengemudi dan menyesuaikan dukungan sesuai kebutuhan serta fase perjalanan Mitra.
“Grab terus mempertegas komitmen untuk membangun ekosistem yang berkelanjutan melalui kolaborasi dengan pemerintah dan pemangku kepentingan, serta menghadirkan program perlindungan, pengembangan kompetensi, dan dukungan jangka panjang bagi Mitra Pengemudi demi memperkuat ekosistem ekonomi digital Indonesia,” ujarnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
