Terkini.id, Jakarta – Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan kembali menyemangati warganya di tengah pemberlakukan PSBB sejak Jumat 10 April 2020.
Terpantau di akun Instagram pribadi Gubernur DKI Jakarta itu, Anies mengawali unggahannya dengan tulisan warga Jakarta yang saya cintai.
Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dalam Penanganan Covid-19 resmi dimulai pada Jumat, 10 April 2020, hingga 23 April 2020 mendatang, di seluruh wilayah DKI Jakarta.
“Seluruh warga Jakarta, selama dua pekan ke depan, diharapkan untuk berkegiatan di rumah, dan mengurangi bahkan meniadakan kegiatan di luar. Tujuannya, untuk memangkas mata rantai penularan Covid-19, menyelamatkan diri kita, keluarga, tetangga, dan kolega,” ujar Anies dalam unggahannya itu.
Pembatasan ini kata dia hanya akan berhasil bila dilakukan secara disiplin oleh kita semua, selama dua minggu ke depan.
“Beberapa pembatasan ini sebenarnya sudah kita jalani selama tiga pekan terakhir, mari kita jalani bersama lagi, untuk memastikan kota ini dapat segera terbebas dari Covid-19,” ujarnya lagi.
Namanya memang pembatasan sosial. Tapi harus menjadi saat menumbuhkan solidaritas sosial. Jadikan kesempatan untuk lebih dekat dengan keluarga. Buat aktivitas bersama keluarga, bersama lingkungan.
“Jangan anggap ini sebagai sebuah penderitaan. Jadikan ini sebagai kesempatan untuk mengeratkan di antara kita,” pungkasnya.
Jakarta kini menurut orang nomor satu di ibukota negara tersebut adalah episenter. Kita juga yang yang pertama kali melaksanakan PSBB, sementara masalah COVID-19 ini sudah dialami di 34 provinsi.
“Kita berdoa semoga di daerah lain tidak harus mengalami seperti kita. Kita bisa mengirimkan pesan kepada seluruh wilayah Indonesia, seluruh bangsa, dan insya Allah ke dunia bahwa di tempat ini, di kota ini, kita bisa memangkas mata rantai ini dengan disiplin,” imbuhnya.
https://www.instagram.com/p/B-zuja8gWaX/?igshid=1qui4x28v7lyo
Anis menambahkan bahwa warga Jakarta adalah orang-orang tangguh. Di kota ini berkumpul orang-orang yang berani, yang terbiasa menghadapi tantangan. Kalau tidak berani menghadapi tantangan, tidak akan datang untuk mengadu nasib di kota ini.
“Karena itu, saya percaya keuletan kita, ketangguhan kita, kekuatan kita Insya Allah bisa mengantarkan kita melewati masa penuh tantangan ini,” harap dia.
Setelah masa pemutusan mata rantai ini, insya Allah kita akan bisa kembali beraktivitas. Dan saat itu kita sudah menjadi masyarakat yang lebih maju dan solidaritasnya lebih kuat.
“Semoga Allah SWT selalu melindungi kita semua, selalu melindungi semua warga Jakarta, melindungi kota Jakarta tercinta,” tutupnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
