Terkini.id — Gubernur Sulsel, Prof Nurdin Abdullah menghimbau para guru se-Sulsel untuk tidak sibuk mengurusi kenaikan pangkat atau pensiun.
Di era kepemimpinannya bersama wakilnya, Andi Sudirman Sulaiman, memberikan angin segar bagi seluruh guru dan Kadis pendidikan di kabupaten kota se-Sulsel, bahwa kenaikan pangkat dan pensiun sudah diatur oleh secara otomatis.
“Guru fokus mengajarkan anak-anak didiknya, kenaikan pangkat, tempat mengajar dan kesejahteraan itu tugas pemerintah. Dan Alhamdulillah sekarang kita sudah ada kenaikan pangkat secara otomatis, jadi tidak perlu repot-repot ke kantor dinas pendidikan Sulsel lagi,” kata Nurdin Abdullah dalam sambutannya, pada peringatan hari guru, di Hotel Claro Makassar, Senin 2 Desember 2019.
Selain itu, lanjut Prof Nurdin, Indonesia patut berbangga memiliki Menteri Pendidikan adalah generasi muda dan berfikirnya mengarah ke teknologi pendidikan.
“Menteri pendidikan kita ingin proses belajar mengajar itu nyaman dan lebih banyak di luar ruangan,” kata mantan Bupati Bantaeng 2008-2018 ini.
- Gubernur Sulsel Groundbreaking Jalan Sabbang-Tallang-Sae, Akses Menuju Seko Terus Dikebut
- Gubernur Sulsel Sabet Award Nasional, Program MYP Jadi Bukti Nyata Pembangunan Infrastruktur
- Gubernur Sulsel Usulkan Sejumlah Proyek Jalan dan Jembatan Strategis ke Kementerian PU
- Ruas Jalan Makassar-Takalar dan Gowa Capai 26 Persen, Gubernur Sulsel: Progresnya Terus Berjalan
- Proyek MYP Sulsel Dikebut, Lima Paket Jalan Tunjukkan Progres Signifikan
Bila perlu, lanjutnya, pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten kota dan guru membuat Fokus Group Diskusi (FGD) untuk membicarakan bagaimana masa depan pendidikan.
“Pendidikan itu adalah benteng pertahanan. Kita harus duduk bersama, bila perlu kita lakukan FGD di daerah, karena pendidikan ini tidak boleh dianggap enteng,” pungkasnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
