Masuk

Guntur Romli, 5 Alasan Koalisi Anies Baswedan Gagal Deklarasi

Komentar

Terkini.id, Jakarta – Politikus Partai Solidaritas Indonesia, Guntur Romli membeberkan 5 alasan koalisi Anies Baswedan gagal deklarasi pada Kamis 10 November 2022.

Menurut Guntur Romli, Anies Baswedan yang diklaim sebagai koalisi perubahan gagal melakukan deklarasi di antara partai pengusungnya, Nasdem, Demokrat, dan PKS.

“Mengklaim akan membentuk koalisi yang menyebut dirinya koalisi perubahan, Anies Baswedan gagal melakukan deklarasi pada kemarin 10 November. Padahal, konon sudah ada tiga parpol yang mau bergabung, Nasdem, PKS dan Demokrat.

Baca Juga: Anies dan Tim Kecil Koalisi Perubahan Sambangi AHY di kantor Demokrat

Kata dia, klaim itu ibarat isapan jempol seperti halnya info soal daging sapi atau daging ayam yang disebut Anies di depan Aa Gym soal isi bantuan Pemprov DKI di zaman dia waktu pandemi covid. 

“Tega-teganya di tengah pandemi Anies Baswedan bikin hoax dan PHP bahwa Pemprov DKI membagikan bantuan daging sapi atau daging ayam ke warganya,” ucapnya.

Kata dia, koalisi perubahan itu layu sebelum berkembang, membusuk sebelum matang. Dia juga menyebut lima poin yang menjadi alasan Anies gagal menggelar deklarasi. Berikut detailnya:

1. Anies Lebih Terlihat Sebagai Jurkam Parpol Nasdem daripada Seorang Capres.

Guntur Romli ungkap alasan Anies Baswedan gagal deklarasi partai koalisi. [YouTube Cokto TV]
Baca Juga: Posting Video Anies Baswedan Ogah Tangannya Dicium, Husin Shihab: Dia Sudah Capek Berbohong

Bagi Guntur Romli, kemana-mana saat ini, Anies lebih mempromosikan Nasdem. Dia terlihat sebagai juru kampanye (jurkam) Partai Nasdem daripada seorang Capres.

“Parpol-parpol lain yang mau mendukung Anies tentu akan bertanya-tanya buat apa dukung pencapresan Anies, tapi yang dapat untung, dapat manfaat cuma Partai Nasdem saja,” katanya.

Lanjutnya, kata dia, pencapresan Anies secara sepihak oleh Nasdem sebenarnya bisa dilihat sebagai offside dalam politik.