Akhir Tahun, FPI Nyatakan Tidak Sejalan Lagi dengan Anies Baswedan

Terkini.id, Makassar – Para tokoh Front Pembela Islam (FPI) selama ini diketahui banyak membantu memenangkan Anies Baswedan dalam Pilkada DKI Jakarta lalu.

Kini, FPI menegaskan bahwa pihaknya bukanlah merupakan pendukung loyal Anies Baswedan.

FPI menilai banyak kebijakan Anies bertolak belakang dengan ideologi organisasi.

Juru Bicara FPI Munarman mengungkapkan, salah satu yang paling kontroversial adalah perizinan penyelenggaraan Djakarta Warehouse Project (DWP) oleh Anies. Menurut Munarman, FPI sangat menentang kegiatan itu.
Baca Juga:

“DWP itu acara yang isinya cuma hedonis. Saya kira semua agama tidak menyukai kegiatan-kegiatan seperti ini,” kata Munarman dalam diskusi bertajuk Leadership Outlook 2020: Potret Kinerja Pemimpin Potensial yang diselenggarakan KAHMI Institute di kawasan Jakarta Pusat, Selasa 31 Desember 2019 seperti dikutip dari jpnn.

Menarik untuk Anda:

Munarman juga menilai, banyak kebijakan Anies tidak menyentuh persoalan rakyat kecil secara substansial.

Menurut Munarman lagi, Anies cuma mengeluarkan kebijakan populer untuk segelintir orang.

Munarman memberi contoh, kebijakan itu di antaranya pengkhususan jalan sepeda. Menurut Munarman, saat ini tidak ada masyarakat kecil yang menggunakan sepeda.

Alat transportasi itu justru hanya digunakan oleh masyarakat kalangan menengah ke atas.

“Enggak ada rakyat kecil naik sepeda. Enggak ada kami lihat sepeda ontel di jalan seperti dahulu kala. Yang kita lihat di jalan justru sepeda-sepeda mahal yang harganya Rp 40 juta-an,” kata dia.

Konten Bersponsor

Mungkin Anda Suka

Dua Jemaah Haji Indonesia di Arab Saudi Positif Covid-19

Ini Nama Cucu Keempat Presiden Jokowi, Lahir Lewat Operasi Caesar

Komentar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar