Terkini.id, Jakarta – Politisi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Mohamad Guntur Romli memberikan komentarnya terkait pakar budaya Universitas Gadjah Mada atau UGM yang menyoroti kostum celana pendek penari Dolalak putri yang pamer paha.
Lewat akun media sosial Twitter pribadinya, Guntur Romli menyinggung sang pakar budaya tersebut yang hanya fokus pada paha sang penari saja.
Guntur Romli menuturkan seharusnya sang pakar budaya tersebut bisa melihat kostum secara keseluruhan dan juga tariannya.
“Mata sange cuma fokus ke paha, gak bisa lihat kostum keseluruhan & tarian,” cuitnya dalam akun Twitter miliknya @GunRomli yang dikutip Senin 27 Juni 2022.
Guntur Romli melanjutkan bahwa sang pakar budaya tidak pantas menyandang predikat sebagai pakar budaya dan seni.

- Abu Janda Jadi Penjilat Prabowo, Guntur Romli Sebut Tidak Ada Makan Gratis
- Guntur Romli Sentil AHY Soal G20: Dia ini Dangkal Komennya
- Guntur Romli Sindir Buzzer Anies, Capres Nasdem Itu Dianggap Caper ke Gibran Buntut Tak Dapat Restu dari Jokowi
- Guntur Romli, 5 Alasan Koalisi Anies Baswedan Gagal Deklarasi
- Jusuf Kalla Sebut Semakin Anies Baswedan Direndahkan Maka Akan Semakin Populer
Dirinya menyebut pakar budaya tersebut pakar budaya yang hanya menuruti sifat mesumnya saja.
“Bahaya orang ini disebut pakar budaya & seni. Bagusnya pakar budaya sange aja dia,” pungkas Guntur Romli.
Cuitan kontroversial Guntur Romli tersebut sontak menuai banyak tanggapan dari para netizen yang membanjiri kolom komentar.
“Kalau ga salah dolalak itu tdnya ga sependek itu celananya, ga tahu kenapa makin ke sini makin pendek, mungkin memang buat menarik penonton..alias eksploitasi seksual,” tulis akun @makjedull.
“Heran gw…setiap yg ngaku pakar kok otaknya kacau ya,” ujar akun @Msetyo3.
“Para pakar budaya UGM ketika pulang ke rumah dlm kondisi auto BUCENG semua dech,” tulis akun @Muliadi75.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
