Gus Mifta Pertanyakan Sejak Kapan Rendang Punya Agama, Monica Sentil Balik: Sejak Kapan Miftah Maulana Disebut Gus?

Gus Mifta Pertanyakan Sejak Kapan Rendang Punya Agama, Monica Sentil Balik: Sejak Kapan Miftah Maulana Disebut Gus?

LA
R
Lilis Adilah
Redaksi

Tim Redaksi

Terkini.id, Jakarta – Munculnya Rumah Makan Padang yang menjual olahan Babi memicu perdebatan publik, termasuk pemuka agama. Kemunculan Rendang Babi ini ternyata mendapat respon dari Gus Miftah yang mempertanyakan sejak kapan Rendang punya agama.

Mengenai pertanyaan Gus Miftah soal sejak kapan Rendang punya agama, ini mendapat tanggapan dari pegiat media sosial, Monica @NenkMonica yang menyinggung balik Gus Miftah dengan mempertanyakan sejak kapan sematan Gus melekat pada Miftah Maulana.

Menurut Monica, hal ini ia pertanyakan mengingat Gus Miftah bukanlah keturunan Kyai yang bisa menyematkan nama Gus di Namanya.

Sejak kapan Miftah Maulana disebut Gus? Gus itu kan sebutan atau gelar untuk anaknya Kyai. Semoga dengan jawaban ini bisa mengerti”, kata Monica, dikutip dari Cuitannya, Rabu 15 Juni 2022.

Gus Mifta Pertanyakan Sejak Kapan Rendang Punya Agama, Monica Sentil Balik: Sejak Kapan Miftah Maulana Disebut Gus?

Kemunculan Rendang Babi ini juga memicu ketersinggungan sebagian masyarakat, terutama masyarakat Minang yang merasa kuliner khas mereka dinolai dengan kemunculan Rendang Babi ini.

Baca Juga

Sebelumnya, Gus Miftah melalui unggahan di akun Instagram pribadinya, dia menjelaskan mengenai kewajiban memakan makanan yang halal untuk orang Islam.

“Assalamuaiakum Warahmatullahi Wabarakatuh. Allah SWT berfirman di dalam surat Al-Baqarah ayat 168, wahai para manusia, makanlah makanan yang halal dan baik yang ada di muka bumi ini”, kata Gus Miftah di videonya.

Gus Mifta Pertanyakan Sejak Kapan Rendang Punya Agama, Monica Sentil Balik: Sejak Kapan Miftah Maulana Disebut Gus?

“Kewajiban makan makanan yang halal itu untuk orang Islam ya, orang Non Islam ya terserah mau makan apa, termasuk mau dimasak dengan bumbu apa, dengan cara apa, ya selera mereka”, kata Gus Miftah.

Selain itu, Gus Miftah mengapresiasi pengusaha kuliner yang dengan jujur mencantumkan label non halal pada jualannya.

“Saya justru berterimakasih kepada para penjual makanan haram yang memberikan label non halal sehingga ketika kita melihat makanan non halal, yang kita lakukan jangan emosi, cukup enggak usah dibeli selesai”, sambungnya.

Lantas, Gus Miftah menyinggung mengenai masakan Rendang yang diklaim pihak tertentu bahwa itu adalah makanan milik agama tertentu.

“Eh, ngomong-ngomong, sejak kapan ya, rendang punya agama?”, tandasnya.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.