Masuk

Polemik Ferdy Sambo, Gus Miftah: Jangan Sombong, Baca Surah Ali-Imran Ayat 26!

Komentar

Terkini.id Jakarta – Miftah Maulana Habibrruhman atau Gus Miftah belum lama ini turut menyoroti Kasus pembunuhan Nopryansah Yosua Hutabarat atau Brigadir J yang melibatkan Irjen Ferdy Sambo dan sejumlah anggota Polri.

Hal tersebut disampaikan Gus Miftah melalui sebuah unggahan video di kanal youtobe DH Enteraiment News.

Dalam tanggapannya, Gus Miftah mengatakan, dalam beberapa bulan terakhir, masyarakat diperlihatkan dua peristiwa yang dapat dijadikan sebuah pelajaran hidup, salah satunya kasus Ferdy Sambo.

Baca Juga: Kuat Ma’ruf Ungkap Ferdy Sambo Sobek Kertas Berita Acara Interogasi di Provos

“Pertama, seorang pengamen yang tidak disangka, dipanggil Istana kemudian jadi terkenal tapi di satu sisi ada orang yang punya pangkat jabatan kuasa bintang dua, Allah jatuhkan sejatuh-jatuhnya hina sehina-hinanya,” ujar Gus Miftah.

Lanjut “Pelajarannya apa, yang di bawah tidak boleh pesimis dan yang di atas jangan takabur dan sombong karena ketika Allah berkehendak, kita baca Surah Ali-Imran ayat 26, Allah memberikan kuasa kepada yang dikehendaki dan Allah mencabut kuasa dari siapun yang dikehendaki,” sambungnya.

Meski begitu, Pimpinan Pondok Pesantren Ora Aji itu mengingatkan, sejumlah orang yang terlibat dalam kasus pembunuhan Brigadir J ini adalah oknum polisi dan bukan dari lembaga Polri. Dikutip Terkini.id dari Populis. Senin 5 September 2022.

Baca Juga: Viral! Wanita Ini Ngaku Ingin Jadi Istri Ferdy Sambo: Love You Pak

“Harus kita tempatkan bahwa ini oknum polisi bukan lembaga kepolisian, sehingga ketika anda menghakimi polisi seperti itu seolah semuanya seperti Sambo, saya pikir tidak fair,” jelasnya.

Sebelumnya Polri telah menetapkan lima orang sebagai tersangka kasus pembunuhan Brigadir J. Lima tersangka tersebut, Bharada Eliezer (Bharada E), Kuat Maruf (KM), Bripka Ricky Rizal (RR), Irjen Ferdy Sambo (FS), dan istrinya yakni Putri Candrawathi (PC).