Habib Husin Nabil Assegaf: Jangan Dewakan Keturunan Nabi, Dia Hanya Manusia Biasa

Terkini.id, Jakarta – Pendakwah, Habib Husin Nabil Assegaf meminta umat Islam untuk tidak mendewakan keturunan nabi. Sebab, menurutnya dzurriyah nabi juga merupakan manusia biasa yang bisa berbuat salah.

Seruan untuk tidak mendewakan keturunan nabi tersebut disampaikan Habib Husin Nabil Assegaf lewat sebuah videonya yang viral di media sosial, seperti dilihat pada Minggu 28 November 2021.

Dalam cuplikan video singkat itu, Habib Husin mengatakan bahwa belajar agama tak harus dari keturunan Nabi Muhammad SAW.

Baca Juga: Chusnul: Ahok Datangi Polisi Sendirian, Keturunan Nabi Malah Bawa Massa

Sebab, kata Husin Nabil, secara pemahaman para keturunan nabi itu belum tentu lebih baik dibandingkan guru ngaji pada umumnya.

“Tidak harus belajar dengan keturunan nabi. Soalnya, keturunan nabi kalau pemahamannya tidak sama dengan nabi, jangan belajar dari dia,” ujar Habib Husin Nabil Assegaf.

Baca Juga: Habib Husin Assegaf: Keturunan Nabi yang Tak Sejalan Rasulullah, Jangan...

Menurutnya, jika keturunan nabi pemahamannya tak sampai ke Nabi Muhammad maka umat Islam tak perlu belajar dari mereka.

“Kalau nasabnya saja sampai ke nabi, tapi pemahamannya tidak sampai ke nabi, jangan belajar kepada dia. Tapi kalau ada keturunan nabi, nasabnya dan pemahamannya sampai ke Nabi Muhammad SAW, maka utamakan dia,” tuturnya.

Tak hanya soal pemahaman, Habib Husin Nabil juga meminta umat Islam untuk melihat gaya hidup para keturunan nabi tersebut.

Baca Juga: Habib Husin Assegaf: Keturunan Nabi yang Tak Sejalan Rasulullah, Jangan...

Apabila gaya hidup mereka tak seperti Rasulullah, maka Husin Nabil meminta umat agar tak mendekati mereka.

“Keturunan nabi, nasabnya sampai ke nabi, tapi gaya hidupnya beda dengan gaya hidup nabi, jangan didekati,” tegasnya.

Mengutip Hops.id, Habib Husin Nabil Assegaf juga menyebut para keturunan nabi hanyalah manusia biasa dan bisa saja berbuat salah. Maka dari itu, ia meminta umat tak mendewakan mereka.

“Dia cuma manusia biasa kok, bisa berbuat salah, jangan kemudian dewakan. Sebab, keturunan nabi bukan nabi,” ujarnya.

Bagikan