Terkini.id – Komisi III DPR RI merespon sikap kooperatif Habib Rizieq Shihab yang berjanji mendatangi Polda Metro Jaya, Sabtu 12 Desember 2020.
Kedatangan Rizieq diketahui guna menjalani pemeriksaan usai dirinya ditetapkan tersangka pelanggar protokol kesehatan.
Meski sudah berjanji datang, namun Wakil Ketua Komisi III Ahmad Sahroni tetap menyayangkan sikap Rizieq. Pasalnya, menurut dia seharusnya Rizieq bisa lebih awal bersikap kooperatif.
Terlebih sebelum terjadinya bentrokan antara Laskar FPI dan polisi yang memakan korban jiwa enam anggota Laskar FPI.
Warga negara yang baik harusnya datang dari awal karena surat panggilan sudah dilayangkan. Kalau datang dari awal kan nggak akan ada nyawa melayang,” kata Sahroni saat dihubungi Suara.com, jaringan terkini.id.
- Perjuangan 17 Tahun Hj Jamilah Berbuah Hasil, MA Kabulkan PK, PN Jeneponto Eksekusi Lahan 8 Hektar
- PDAM Makassar Pastikan Tagihan Air Pelanggan Mengacu pada Data Stand Meter, Bukan Kenaikan Tarif
- Aliyah Mustika Ilham Paparkan Transformasi Smart City Makassar di Forum ASCN 2026
- Wakil Wali Kota Makassar Dukung Kolaborasi Kota Cerdas dan Pariwisata Budaya di ASCN 2026
- Jamsostek Award 2026 Sulsel Dimulai, Takalar dan Gowa Jadi Peserta Perdana Penilaian
Sementara itu, terkait sikap kooperatif Rizieq mendatangi Polda Metro Jaya, Sahroni memandang bahwa hal tersebut merupakan pembuktian dari Rizieq bahwa dirinya mentaati proses hukum.
“Tapi dengan datang saat ini MRS membuktikan bahwa yang bersangkutan taat aturan sesuai aturan hukum di Indonesia,” tutup Sahroni mengutip suaracom, jaringan terkini.id.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
