Terkini.id – Komisi III DPR RI merespon sikap kooperatif Habib Rizieq Shihab yang berjanji mendatangi Polda Metro Jaya, Sabtu 12 Desember 2020.
Kedatangan Rizieq diketahui guna menjalani pemeriksaan usai dirinya ditetapkan tersangka pelanggar protokol kesehatan.
Meski sudah berjanji datang, namun Wakil Ketua Komisi III Ahmad Sahroni tetap menyayangkan sikap Rizieq. Pasalnya, menurut dia seharusnya Rizieq bisa lebih awal bersikap kooperatif.
Terlebih sebelum terjadinya bentrokan antara Laskar FPI dan polisi yang memakan korban jiwa enam anggota Laskar FPI.
Warga negara yang baik harusnya datang dari awal karena surat panggilan sudah dilayangkan. Kalau datang dari awal kan nggak akan ada nyawa melayang,” kata Sahroni saat dihubungi Suara.com, jaringan terkini.id.
- May Day 2026 di Makassar Disiapkan Meriah, Wali Kota Munafri: Harus Jadi Momentum Kebahagiaan Buruh
- Desa Cantik, Data Berkualitas, Jeneponto Menuju Kemajuan Berbasis Informasi
- ATR/BPN Perkuat Kanal Pengaduan Digital, Dorong Transparansi Layanan Publik
- Membentuk Jejaran Harapan Masa Depan Petani, Jalan Rabat Beton TMMD ke-128 Makin Nyata
- Bupati Syaharuddin Alrif Luncurkan Desa Binaan MUI, Perkuat Akidah hingga Ekonomi Warga Sidrap
Sementara itu, terkait sikap kooperatif Rizieq mendatangi Polda Metro Jaya, Sahroni memandang bahwa hal tersebut merupakan pembuktian dari Rizieq bahwa dirinya mentaati proses hukum.
“Tapi dengan datang saat ini MRS membuktikan bahwa yang bersangkutan taat aturan sesuai aturan hukum di Indonesia,” tutup Sahroni mengutip suaracom, jaringan terkini.id.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
