Rizieq Shihab Minta Maaf, Netizen Kaitkan dengan Kasus Ahok: Karma Itu Nyata

Rizieq Shihab
Netizen kaitkan Rizieq Shihab minta maaf dengan kasus Ahok. (Twitter @Narkosun)

Terkini.id, Jakarta – Netizen di media sosial mengaitkan permintaan maaf Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab terkait kerumunan massa, dengan kasus Ahok soal penistaan agama beberapa tahun silam.

Salah satu netizen yang mengaitkan hal tersebut yakni pengguna Twitter Narkosun. Dilihat dari cuitannya, Kamis 3 Desember 2020, ia membagikan tangkapan layar pemberitaan Rizieq Shihab yang meminta maaf atas terjadinya kerumunan di kediamannya di Petamburan.

Dalam judul pemberitaan itu disebutkan bahwa Rizieq telah meminta maaf, namun proses hukum tetap dilakukan oleh aparat kepolisian.

Tangkapan layar pemberitaan itu kemudian disandingkan Narkosun dengan foto artikel terkait pemberitaan kasus Ahok pada beberapa tahun silam.

Dalam pemberitaan berjudul “Sidang Ahok, Habib Rizieq: Ahok Minta Maaf, Hukum Tetap Jalan” tersebut, Rizieq meminta polisi agar hukum tetap jalan meskipun mantan Gubernur DKI Jakarta itu telah meminta maaf.

Menarik untuk Anda:

Dalam narasi unggahannya, ia pun mengungkapkan bahwa kedua artikel pemberitaan tersebut merupakan karma bagi Rizieq Shihab.

“Karma itu nyata,” cuit Narkosun.

Sebelumnya, Imam Besar FPI Habib Rizieq Shihab meminta maaf atas terjadinya kerumunan massa pada saat menyelenggarakan acara maulid nabi dan pernikahan putrinya di Petamburan, Jakarta Pusat.

“Saya minta maaf dalam kerumunan itu membuat keresahan atau membuat pihak-pihak tak nyaman atau kami melakukan pelanggaran. Itu diluar keinginan, tanpa kesengajaan,” ujar Rizieq Shihab.

Permintaan maafnya tersebut ia sampaikan saat berbicara di acara “Dialog Nasional 100 Ulama dan Tokoh Bersama Imam Besar Al Habib Muhammad Rizieq Shihab” yang tayang di kanal Youtube Front TV.

Konten Bersponsor

Mungkin Anda Suka

Sebut Kiamat Sudah Dekat, Ketua MUI: Banyak Anak Menggugat Bahkan Memperbudak Orangtua

Pimpin MES, Erick Thohir Punya Perjuangan Panjang yang Berpihak pada Umat

Komentar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar