Terkini.id, Jakarta – Belum lama ini, beredar unggahan video sosok ulama kharismatik Habib Syech bin Abdul Qadir Assegaf yang tampak murka.
Usut punya usut, kemurkaannya tersebut lantaran sejumlah pihak begitu mudah mensyirikkan orang-orang yang menghormati bendera merah putih.
Adapun video tersebut diunggah oleh sebuah akun media sosial TikTok @evi.scorpio, sebagaimana dilansir dari Suara, jaringan terkini.id, pada Kamis, 31 Maret 2022.
“Hormat kepada bendera merah putih mereka (kelompok kadrun) mengatakan ini syirik. Opo ora seng syirik itu lambemu?” tutur Habib Syech dalam unggahan video.
“Lok kok bisa hormat kepada bendera disyirikan. Akalmu seko endi? Kamu belajar tentang ilmu tidak sih.”
Habib Syech kemudian menjelaskan bahwa menghormati bendera Indonesia tidak dipermasalahkan dalam Islam.
“Syirik itu apa toh? Bagaimana pengkategorian manusia itu sudah masuk ke dalam kemusyirikan,” ujarnya.
“Kalau saya menyembah bendera, itu baru namanya syirik. Wong tak hormati tok, bukan saya menyembah.”
Ulama kelahiran Surakarta ini tak segan menyebut kelompok kadrun yang mudah mensyirikan sesuatu sebagai cikal bakal teroris.
“Orang-orang yang mudah mensyirikan seperti itu sebenarnya cikal bakal teroris karena mereka sudah tidak peduli dengan bangsanya, tidak menghormati negerinya, mereka suka mengatakan bangsa ini bangsa taghut!” jelasnya pedas.
“Mereka sering mengatakan orang-orang kita adalah orang tidak benar dan menganggap diri mereka benar. Justru mereka penyebar ketidak benaran dalam negeri ini,” lanjutnya lagi.
“Salawat gak boleh, zikiran gak boleh, manakiban syirik, kabeh syirik. Kamu kih kenopo to drun kadrun hidup kok ngono kuwi.”
Sebagai informai, kelompok kadrun diartikan sebuah julukkan yang ditunjukkan kepada orang-orang yang dianggap berpikiran sempit dan kelompok ini juga sering kali mengkafirkan seseorang.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
