Terkini.id, Jakarta – NEGERI kita berangsur angsur pulih dari Pandemi Covid 19.
Berbagai kelonggaran telah diberlakukan pemerintah, setelah varian Covid-19 jilid tiga yakni Omicron mulai mereda.
Kehidupan pun mulai berjalan normal, tak terkecuali geliat perfilman nasional mulai melepaskan diri dari jeratan Pandemi yang sempat membuatnya ‘tak berdaya’.
Hari ini, 30 Maret 2022, insan film dan masyarakat pecinta film Indonesia setiap tahunnya merayakan dan memperingati Hari Film Nasional.
Tanggal tersebut diambil dari hari pertama produksi film Darah dan Doa (Long March of Siliwangi) karya Bapak Perfilman Indonesia Usmar Ismail, tahun 1950.
Tahun 2021 lalu, Usmar Ismail telah ditetapkan sebagai Pahlawan Nasional.
Tahun 2022 bolehlah menjadi tahun yang menggembirakan, semoga Pandemi Covid-19 benar-benar telah berakhir dan menjadi endemi, sehingga pertumbuhan ekonomi nasional juga makin terus pulih dan meningkat, begitu juga jumlah produksi film nasional tentu akan terus mengalami kenaikan yang menggembirakan.
Bercermin dari catatan tahun 2021, meski jumlah produksinya menurun, lantaran kesulitan bioskop beroperasi normal di masa PPKM (Peraturan Pembatasan Kegiatan Masyarakat), kita masih dikejutkan dengan film horor “Makmun” yang mampu meraih top box office dengan capaian 1.761.129 penonton. Tentunya hal ini cukup menggembirakan.
Secara umum bisa digambarkan dari data produksi film bioskop tahun 2020 di angka total 35 judul dan sekitar 36 judul pada tahun 2021.
Total penonton pun hanya 12.812.618 di tahun 2020 dan 4.491.185 di tahun 2021.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
