Hari Kedua Program Makan Bergizi Gratis di Jeneponto, Siswa SMP Keluhkan Nasi dan Sayur Diduga Basi

Hari Kedua Program Makan Bergizi Gratis di Jeneponto, Siswa SMP Keluhkan Nasi dan Sayur Diduga Basi

S
R
Syarief
Redaksi

Tim Redaksi

Terkini, Jeneponto – Program makan bergizi gratis yang dicanangkan oleh presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto memasuki hari kedua pelaksanaannya. Namun, program yang bertujuan meningkatkan gizi anak sekolah ini mendapat keluhan dari sejumlah siswa dan orang tua di Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan, Selasa,7 Januari 2024.

Beberapa siswa menyampaikan bahwa nasi dan sayur yang disajikan dalam program tersebut dalam kondisi diduga basi. Keluhan ini mencuat di salah satu SMP negeri di Kecamatan Binamu.

Salah satu siswa yang enggan disebutkan namanya mengatakan, “Rasa Nasinya basi, dan sayurnya terlihat juga basi jadi tidak saya makan. Banyak teman-teman saya memilih tidak makan.” ungkap siswa tersebut.

Orang tua siswa juga turut menyampaikan kekecewaannya. Salah seorang orang tua siswa menyatakan tujuan bapak Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menginisiasi program ini untuk meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan anak bangsa.

“Nasi gratis basi ben nasinya, Biar sayurnya kayak basi. Program ini bagus, tapi kalau makanannya tidak layak konsumsi, malah berisiko buat kesehatan anak-anak kami.” kata orang tua siswa yang enggang disebut namanya.

Baca Juga

Saat menerima informasi tersebut, Dandim 1425 Jeneponto, Letkol Inf Muhammad Amin bakal menyampaikan keluhan tersebut kepada pihak pengelola.

“Saya sampaikan ke pengelola, kita evaluasi terus sampai semua baik dan sempurna,” jelas Letkol Inf Muhammad Amin.

Menurut informasi yang dihimpun, Dapur yang mengelola tahap awal program makan bergizi gratis di Jeneponto yakni yayasan Naranu Bangun Bangsa dan bertanggung jawab atas distribusi di beberapa sekolah.

Program makan bergizi gratis ini merupakan bagian dari inisiatif pemerintah untuk mengurangi angka stunting dan meningkatkan kesehatan siswa.

Masyarakat Jeneponto berharap kejadian ini menjadi pembelajaran bagi semua pihak agar program serupa ke depannya berjalan dengan lebih baik dan benar-benar memberikan manfaat bagi generasi muda.

Hingga berita dipublikasikan, Terkini belum mendapat tanggapan dari pihak Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kecamatan Binamu.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.