Terkini.id, Jeneponto – Wakil Bupati Jeneponto, Paris Yasir, menjadi inspektur upacara peringatan hari Santri tahun 2020 yang berlangsung di halaman kantor Kementerian Agama Kabupaten Jeneponto, jalan Lanto Daeng Pasewang Kelurahan Balang Kecamatan Binamu, Kamis, 22 Oktober 2020.
Hadir dalam upacara tersebut, Sekda, Syafruddin Nurdin, Kepala Kemenag, Saharuddin, Kabag Kesra, Sirajuddin Mamang, Kadispora, Nur Alim dan sejumlah pejabat kantor Kemenag Jeneponto.
Wakil Bupati Paris Yasir, dalam sambutannya mengatakan, kalangan santri memiliki hari yang teramat istimewa, di mana tanggal 22 Oktober telah ditetapkan oleh Presiden Joko Widodo menjadi hari santri melalui Keputusan Presiden nomor 22 tahun 2015 tentang hari Santri.
“Peringatan hari santri tahun ini mengusung tema, santri sehat, Indonesia kuat. T ema ini adalah jawaban dari komitmen kita bersama dalam mendorong kemandirian pesantren, saya yakin, jika santri dan keluarga besar Pesantren sehat bisa melewati pandemi Covid-19 ini dengan baik Insya Allah negara kita juga akan sehat dan kuat,” kata Paris Yasir.
Lebih lanjut, Paris Yasir menyampaikan, isu kesehatan Indonesia saat ini tengah dilanda pandemi global corona virus disease 2019 atau biasa disebut Covid-19.
- Progres 86 Persen, Jalan Rabat Beton TMMD 128 Jadi Urat Nadi Peningkatan Ekonomi Warga Jeneponto
- Bank Mandiri Sukses Gelar Livin' Galesong Trail Run 2026, Dorong Sport Tourism dan Ekonomi Lokal
- Penuh Makna, Lembaga Adat Bangkala Genap 25 Tahun, Raja-Raja Se-Sulsel Berkumpul di Balla Lompoa
- Usai Masuk 5 Besar Aquatics World Cup Xi'an di China, Tim Renang Artistik Sulsel Kini Borong 8 Medali Emas di Kejurnas Akuatik Senayan
- Asmo Sulsel Tawarkan Promo Motor Sport dan Scoopy Sepanjang Mei 2026, Jangan Sampai Ketinggalan
“Kita semua sadar, bahwa Pesantren adalah entitas yang rentang dengan penyebaran covid-19, namun model komunikasi yang islami, unik dan khas,”bebernya.
“Pesantren berhasil melakukan upaya pencegahan, pengendalian dan penanganan dampak Pandemi Covid-19, itu menjadi bukti nyata bahwa Pesantren memiliki kemampuan di tengah berbagai keterbatasan fasilitas yang dimilikinya,” ungkapnya.
Menurutnya, modal utama adalah tradisi kedisiplinan yang selama ini diajarkan kepada para santri, keteladanan dan sikap kehati-hatian pimpinan Pesantren menjadi faktor utama keberhasilan mencegah penyebaran Covid-19.
“Saya sangat yakin, Pimpinan Pesantren tetap akan mengutamakan keselamatan santrinya dibanding lainnya, kita semua berikhtiar agar segera berlalu,”tutupnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
