Terkini.id, Jakarta – Pengurus Cabang Istimewa NU (PCINU) Amerika, Akhmad Sahal yang akrab disapa Gus Sahal mengomentari soal kabar pendakwah asal Turki Harun Yahya yang divonis penjara lantaran telah memperkosa sejumlah wanita.
Lewat cuitannya di Twitter, Senin 11 Januari 2021, Gus Sahal menyebut Harun Yahya adalah sosok penceramah yang banyak dipuja oleh Muslim Indonesia.
“Harun Yahya dijatuhi vonis penjara 1075 tahun oleh rezim Erdogan. Da’i seleb asal Turki ini lumayan banyak penggemarnya di Indonesia,” cuit Gus Sahal.
Menurutnya, para penggemar Harun Yahya tersebut menilai penceramah Turki itu bisa memadukan antara agama dan ilmu pengetahuan atau sains.
Padahal, kata Gus Sahal, isi ceramah Harun Yahya yang memadukan agama dan sains itu kerap mengada-ngada.
- Dirgahayu Yonif 726 Tamalatea, Kapolres Jeneponto Tegaskan Sinergitas TNI Polri Tak Pernah Layu
- Bukan Tentang Trofi, Tapi Harapan, Kisah Megah Cape Verde di Piala Dunia 2026
- YBM PLN UID Sulselrabar Resmikan Griya Singgah Pasien Makassar, Ada Hunian Gratis bagi Pasien Dhuafa dan Keluarganya
- Tarif Listrik Triwulan III 2026 Tetap, PLN Dukung Kebijakan Pemerintah dan Jaga Kualitas Layanan ke Masyarakat
- YBM PLN UID Sulselrabar Gelar Khitanan Massal dan Berbagi Kado Anak Yatim Dhuafa
“Karena dianggap memadukan agama dan sains. Padahal abal-abal (pseudo sains) dan cocoklogi,” tuturnya.
Lantaran hal itu, Gus Sahal pun menilai bahwa Harun Yahya adalah ustadz pembohong dan juga pelaku kriminal.
“Harun Yahya juga terbukti ustad penipu dan kriminal,” ungkapnya.
Selumnya, Pengadilan Turki telah menjatuhkan hukuman penjara seribu tahun kepada penceramah Muslim, Adnan Oktar alias Harun Yahya (64), karena terbukti melakukan kejahatan seksual.
Mengutip AFP, Senin 11 Januari 2021, amar putusan hakim menyatakan menjatuhkan vonis 1.075 tahun penjara terhadap Harun Yahya karena terbukti melakukan pemerkosaan terhadap sejumlah wanita.
Selain itu, pendakwah tersebut juga terbukti melakukan penipuan dan mencoba memata-matai pemerintah dalam hal politik dan militer.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
