Rocky Gerung Pelajari Alquran, Gus Sahal Sebut Lebih Bahaya dari Dungu, Ini Alasannya

Rocky Gerung Pelajari Alquran, Gus Sahal Sebut Lebih Bahaya dari Dungu, Ini Alasannya

R
Resty

Penulis

Terkini.id, Jakarta – Pengurus Cabang Istimewa Nahdatul Ulama (PCINU) Amerika, Akhmad Sahal atau Gus Sahal menanggapi soal pengamat politik, Rocky Gerung yang disebut mempelajari Alquran.

Gus Sahal menyinggung bahwa ada cara belajar Islam yang bisa lebih berbahaya dari dungu.

Cara itu, yakni belajar Islam dengan hanya bermodal Qur’an terjemahan, buta ilmu tafsir atau ilmu-ilmu keislaman, dan tanpa mengaji ke ulama.

“Belajar Islam hanya bermodal Qur’an terjemahan, buta ilmu tafsir/ilmu-ilmu keislaman, tanpa ngaji ke ulama, ini lebih bahaya dari dungu,” katanya melalui akun Twitter sahaL_AS pada Jumat, 17 November 2021.

“Man la syaikha lahu fa syaikhuhu syaithon. Barang siapa belajar Islam tanpa bimbingan guru yang ahli, maka yang jadi gurunya Syaiton,” tambahnya.

Baca Juga

Gus Sahal mengatakan itu sebagai tanggapan terhadap cuitan mantan Sekretaris Menteri BUMN, Muhammad Said Didu.

Dalam cuitannya, Said Didu melampirkan gambarnya bersama Rocky Gerung memegang Alquran. 

Said Didu mengatakan, jangan heran jika Rocky Gerung menguasai banyak hal dengan baik.

“Karena semua hal dibaca dengan teliti. Al Qur’an pun dibaca dan dicari maknanya sampai halaman-halaman penting diberi tanda,” katanya pada Selasa, 15 September 2021.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.