Terkini.id, Jakarta – Gubernur Jawa Tengah, yakni Ganjar Pranowo, belum lama ini memenuhi undangan untuk jadi bintang tamu dalam acara Mata Najwa.
Di sana, Ganjar mendapatkan beberapa pertanyaan, termasuk hasil survei Capres 2024 miliknya yang kerap tinggi hingga soal isu bakal tinggalkan PDIP dan pindah partai.
Nah, meski tak menjawab secara tegas, Ganjar seolah mengisyaratkan bahwa dirinya tak berniat untuk meninggalkan partai yang telah membesarkan namanya itu.
Adapun hal tersebut ia ungkapkan saat sang presenter, Najwa Shihab, sempat menanyakan seputar pencalonan di Pilpres 2024.
Najwa Shihab menanyakan tanggapan Ganjar Pranowo ketika namanya kerap masuk ke dalam 5 besar survei capres alias mendapat hasil vote yang cukup tinggi.
- Cek Fakta: Dugaan Ketidaksesuaian Uang Transportasi pada Kampanye Ganjar di Makassar
- Momen Keakraban RPG Perbaiki Passapu Ganjar Pranowo Sebelum Kampanye Akbar di Makassar
- Ganjar Pranowo Klaim Pendukung Jokowi di Luar Negeri Pilih Ganjar-Mahfud
- Ganjar Pranowo Ingin Perjuangkan Hak Perempuan dan Disabilitas
- Lewat Pantun di Kampanye Ganjar, Butet Kartaredjasa Sindir Jokowi: Ini Banteng-Banteng yang Dilukai, Siapa yang Melukai?
Terkait hal itu, Ganjar Pranowo mengaku tidak ingin ‘geer’ atau terlalu percaya diri dengan survei capres yang kerap menaruh namanya di deretan atas.
“Buat saya enggak usah geer, enggak usah geer. ‘Waduh Ganjar muncul, itu berada di papan atas’, enggak usah geer,” ujarnya, dikutip terkini.id dari kanal YouTube Najwa Shihab via Pikiranrakyat pada Kamis, 30 Desember 2021.
Terlebih, lanjutnya, mengingat ia adalah kader partai, yakni PDIP, setiap ucapannya harus sesuai dengan aturan yang ada di internal partainya.
“Ini kan yang teman-teman serombongan kita ini kan (Anies Baswedan, Ridwan Kamil, Erick Thohir, dan Muhaimin Iskandar), yang orang partai (cuma) saya sama Cak Imin,” tutur Ganjar Pranowo.
“Kalau saya sama Cak Imin yang ngomong pasti internal kita punya aturan, internal kita akan menentukan, kira-kira gitu.”
Berbeda dengan dirinya dan Cak Imin, Ganjar mengatakan bahwa rekannya yang lain, seperti Anies Baswedan, Ridwan Kamil, serta Erick Thohir, bisa leluasa berkomunikasi.
“Kalau teman-teman yang lain tidak punya partai, itu mungkin bisa berkomunikasi dengan leluasa, kalau ada niat bisa komunikasi.”
Sementara itu, ketika ditanya soal niat untuk pindah partai, Ganjar meragukan bahwa ada partai yang lebih baik dari partai tempatnya bernaung kini.
Menurutnya, belum tentu ketika ia pindah ke partai lain, partai barunya tersebut akan lebih baik dari PDIP.
“Pindah ke mana? Emang partai yang lain lebih baik? Kan belum tentu juga,” tandas Ganjar.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
