Terkini.id, Jakarta – Tagar Ganjar pencitraan trending di Twitter. Hal itu lantaran dirilisnya data Badan Pusat Statistik (BPS) yang menyebutkan Provinsi Jawa Tengah sebagai Provinsi termiskin di pulau Jawa pada 2021.
Mengacu pada produk domestik regional bruto (PDRB) per kapita, pada tahun 2021 Jawa Tengah merupakan provinsi termiskin di Pulau Jawa.
PDRB per kapita atau rata-rata pendapatan penduduk di Jawa Tengah pada 2021 sebesar Rp 38,67 juta per tahun.
Angka tersebut merupakan yang terendah se-Pulau Jawa, serta jauh di bawah rerata pendapatan per kapita nasional yang mencapai Rp 62,24 juta per tahun.
Sementara itu, rerata pendapatan penduduk DKI Jakarta mencapai Rp 274,71 juta per tahun. Angka tersebut merupakan yang terbesar se-Pulau Jawa, sekaligus menjadi yang tertinggi di skala nasional.
- Cek Fakta: Dugaan Ketidaksesuaian Uang Transportasi pada Kampanye Ganjar di Makassar
- Momen Keakraban RPG Perbaiki Passapu Ganjar Pranowo Sebelum Kampanye Akbar di Makassar
- Ganjar Pranowo Klaim Pendukung Jokowi di Luar Negeri Pilih Ganjar-Mahfud
- Ganjar Pranowo Ingin Perjuangkan Hak Perempuan dan Disabilitas
- Lewat Pantun di Kampanye Ganjar, Butet Kartaredjasa Sindir Jokowi: Ini Banteng-Banteng yang Dilukai, Siapa yang Melukai?
Pemberitaan itu kemudian ramai di Twitter hingga membuat tagar Ganjar pencitraan menjadi trending.
Salah satu netizen atas nama akun @AndrianKartawi1 mengatakan, bahwa Gubernur Jawa Tengah Ganjar sama sekali tidak memberikan efek kepada provinsi. Padahal, sudah dua periode Ganjar menjabat.
“Maaf mau tanya,,,,2 periode aja masih paling miskin daerah nya di pulau jawa….gimana klo jadi presiden????” ujarnya.

Sementara itu, akun atas nama @ariefyahya19 mengatakan, Ganjar merupakan orang yang tidak punya prestasi. Dia tidak lain besar karena media.
“BESAR KARNA MEDIA BUKAN KARNA PRESTASI!” tuturnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
