Hebat! Lima UMKM di Sulsel Kantongi Sertifikat SNI dalam Sebulan

Terkini.id, Makassar – Berita menggembirakan diraih UMKM Sulawesi Selatan.

Sulsel patut berbangga, UMKM yang selama ini dipersepsikan usaha yang tidak mampu menerapkan SNI, namun dalam 1 bulan ini ada 5 UMKM yang sukses mengantongi sertifikat SNI.

Lima UMKM di Sulsel tersebut antara lain CV Eltisyah dari Kota Makassar yang memproduksi Otak-otak Ikan, Mappanyuki Kabupaten Bone dan Pohlaksar KSM Tenggiri Kabupaten Sinjai memproduksi Bakso Ikan ber-SNI, Kelompok Usaha Bersama Garam Reski Kabupaten Pangkep yang memproduksi Garam Beryodium dan UD Nagamas Kabupaten Gowa yang memproduksi Saos Cabe.

Berkat komitmen UMKM dan pendampingan penerapan SNI yang dilakukan oleh Badan Standardisasi Nasional (BSN) kerja sama dengan dinas setempat, 5 UMKM tersebut siap bersaing dengan produk unggulan Sulsel lainnya.

Narto, pemilik UMKM Saos Cabe menuturkan menerapkan SNI memang perlu displin dan ketekunan, untuk memenuhi persyaratan SNI, produk saosnya harus dilakukan uji produk sesuai parameter SNI.

Sekarang dengan mengantongi SNI, produknya terjamin kualitas dan keamanan produknya.

Di samping itu, proses produksinya juga lebih tertata dan tersistem dengan baik, produk yang reject jadi berkurang.

Konsumen Sulsel sekarang punya pilihan produk saos yang berkualitas dan aman dengan merk Saos Cabe Cap dua Jempol.

Muhammad Idrus pemilik UMKM garam beryodium Reski dari Kabupaten Pangkep menyampaikan bahwa menerapkan SNI pada garam tidak sulit tergantung dari komitmen pelaku usaha.

Kurang Lebih 6 Bulan dalam implementasi SNI pada garam beryodium, produknya sudah mendapatkan label SNI. Mulai dari Perbaikan tempat produksi, pembuatan dokumen mutu sampai uji laboratorium.

Dengan sertifikat SNI ini, akhirnya garamĀ  beryodium merk Reski sudah dapat beredar untuk kelangsungan usaha danĀ  kesejahteraan UMKM .

Perwakilan Kantor Layanan Teknis (KLT) BSN Makassar Taufiq Hidayat menyatakan bahwa sudah menjadi tanggung jawab BSN dalam memfasilitasi stakeholder di Sulsel dalam upaya membangun budaya mutu melalui penerapan SNI baik kepada pelaku usaha (UMKM) maupun masyarakat.

Dua tahun KLT BSN di Makassar berkiprah sudah beberapa UMKM yang difasilitasi dalam sertifikasi SNI.

Dengan diperolehnya sertifikat SNI diharapkan dapat meningkatkan daya saing UMKM dalam meningkatkan akses pasarnya dan meningkatkan perekonomian di wilayah SulSel pada umumnya serta dapat mendukung gerakan SulSel berSNI.

Berita Terkait
Komentar
Terkini