Terkini.id, Jakarta – Seorang pemuda di Amerika Serikat bernama Dmitri Richardson baru-baru ini membuat heboh publik negeri Paman Sam.
Pasalnya, pemuda tersebut diketahui hendak meledakkan kawasan pertahanan milik AS yakni Pentagon.
Dalam aksinya, Richardson yang masih berusia 19 tahun ini berupaya meledakkan sebuah bom mobil di kawasan tersebut.
Menurut laporan media setempat, seperti dilansir dari Liputan Islam, Rabu, 26 Februari 2020, saat hendak menjalankan aksinya, Richardson terpergok oleh petugas keamanan Pentagon.
Pemuda asal Arkansas ini kedapatan petugas keamanan saat sedang berdiri di dekat sebuah mobil sambil mendekatkan korek api gas ke sebuah fiber yang terpasang di mulut tangki bensin mobil itu.
- Tanggapan Pentagon AS Atas Pernyataan Jokowi Soal Kehadiran Putin Dalam KTT G20
- Nyali Amerika Ciut, Pentagon Sebut Negara Ini Jadi Raksasa Baru Senjata Nuklir Dunia
- Gawat! Ibu Kota Afghanistan Kabul Diprediksi Jatuh ke Tangan Taliban dalam 90 Hari
- AS Lepas Tangan soal Perang Taliban-Afghanistan, Pentagon: Kami Tak Bisa Berbuat Banyak!
Saat ditanya oleh petugas, ia mengaku berniat meledakkan mobil itu sekaligus dirinya sendiri.
Usai mengatakan hal tersebut, Richardson langsung kabur dari tempat kejadian dan bersembunyi.
Namun, beberapa jam kemudian polisi berhasil menangkapnya di pemakaman nasional Arlington.
Saat ini, Richardson tengah menjalani pemeriksaan intensif oleh pihak kepolisian setempat.
Bila terbukti bersalah, ia terancam dijatuhi hukuman penjara minimal 5 tahun dan maksimal 20 tahun.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
