Terkini.id, Jakarta – Kabar penampakan benda terbang diduga UFO di langit Bangil, Pasuruan, Jawa Timur, membuat heboh publik.
Peristiwa penampakan benda terbang diduga UFO di langit Pasuruan itu direkam pasangan suami istri di Bangil.
Sang suami yakni Obi Aziz (Obiwara), merekam peristiwa di langit pasuruan itu dengan kamera ponselnya.
Obi mengaku tidak pernah melihat fenomena benda terbang tersebut sebelumnya. Ia yang memang punya antusiasme dengan UFO dan teori konspirasi kemudian mengabari peristiwa itu ke akun Twiter @kabarufo.
“Objek berbentuk pipih/lonjong, warna putih, terbang lurus dari timur kebarat dan tidak ada suara,” demikian keterangan Obi yang disampaikan akun Twitter Kabar UFO, Senin 10 Juli 2023 lalu.
Berdasarkan keterangan Obi, ia mengatakan bahwa benda terbang di langit Pasuruan itu melaju kencang dan tidak mengeluarkan asap.
“Kencang menurut saya, hampir menyamai pesawat,” ungkap Obi saat dihubungi detik.com, dikutip pada Rabu 12 Juli 2023.
Menurut Obi, benda yang dia saksikan saat itu bukan drone, layang-layang, atau balon.
“Kalau drone menurut saya bentuknya tidak seperti itu. Layangan atau balon pun mungkin tidak terlihat kalau jaraknya segitu,” tuturnya.
Menanggapi kabar adanya benda langit diduga UFO di langit Pasuruan tersebut, Kepala Dinas Penerangan TNI AU (Kadispenau) Marsekal Pertama Agung Sasongkojati menyampaikan bahwa pihaknya akan melakukan pengecekan.
“Akan saya coba cek,” kata Agung Sasongkojati pada Selasa, 11 Juli 2023 kemarin.
Adapun pada Rabu hari ini, Agus Sasongkojati menyatakan masih belum punya penjelasan soal benda terbang yang disaksikan warga Pasuruan itu.
“Belum ada penjelasan dari instansi terkait,” ujarnya.
Sementara itu, Profesor Riset Astronomi dan Astrofisika Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Thomas Djamaluddin menyebut objek itu tidak berasal dari luar angkasa.
Oleh karenanya, kata Thomas, benda yang terlihat di langit Pasuruan itu tidak berhubungan dengan alien atau makhluk luar angkasa.
“Saya tidak tahu objek yang dikabarkan sebagai UFO atau benda terbang tak dikenal itu. Secara sains, itu objek dari bumi, bukan objek antariksa,” kata Thomas kepada detik.com.
Sedangkan pihak AirNav yang melayani navigasi penerbangan di Indonesia mengaku tidak mendapat laporan terkait adanya aktivitas penerbangan yang aneh di Pasuruan pada tanggal itu.
“Tidak ada laporan,” kata Public Relation dan BOD Secretary AirNav, Ahmad Izazi, Rabu 12 Juli 2023.
Ahmad juga menjelaskan, radar AirNav hanya menangkap pergerakan benda terbang bermaterial logam. Di luar material logam, radar tidak bisa mendeteksinya. AirNav tidak mendeteksi pergerakan layang-layang, burung, atau balon.
“Hanya yang dari metal yang bisa terdeteksi,” kata Ahmad Izazi.
Selain itu, kata Ahmad, AirNAV juga menyatakan tidak pernah mendeteksi UFO atau benda terbang tak dikenal.
“Tidak pernah. Kami hanya mendeteksi pesawat terbang saja,” ujarnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
