Heboh Penumpang Lihat Kalajengking di Kabin Bagasi Pesawat Lion Air

Heboh Penumpang Lihat Kalajengking di Kabin Bagasi Pesawat Lion Air

Oliviane Nuah
Redaksi

Tim Redaksi

Terkini.id, – Penumpang pesawat Lion Air jurusan Pekan Baru – Jakarta mendadak dihebohkan dengan kehadiran kalajengking di kabin bagasi pesawat Lion Air (Kamis, 14/2)

“Kalajengking itu persis di atas tempat duduk saya C-19. Kalajengkingnya merayap di bawah tempat bagasi yang ada di kabin,” kata salah seorang penumpang warga Jakarta, Karim, Jumat 15 Februari 2019, melansir dari detikcom.

Penumpang dari Jakarta ini menjelaskan kejadian yang terjadi pada Kamis 14 Februari tersebut, ia menaiki pesawat terbang Lion Air dari Bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru, pukul 17.00 WIB dan mendarat di Bandara Soekarno Hatta Cengkareng pukul 19.00 Wib.

Kejadian bermula saat pesawat mendarat dan penumpang mulai mengambil barang-barang di bagasi kabin, tiba-tiba kalajengking dengan ukuran yang cukup besar muncul dari kabin.

Karim yang duduk di kursi C-19 melihat kejadian tersebut karena posisi kalajengking merayap di atas tempat duduknya. Ia sempat memencet tombol untuk meminta pertolongan petugas maskapai. Sayangnya petugas maskapai lambat sampai di tempat duduknya, kalajengking itu akhirnya menghilang tidak sempat dimatikan.

Menurutnya pihak awak kabin akan segera menangani masalah tersebut dan melaporkan ke pihak manajemen. Pihak Lion Air diminta untuk bisa memusnahkan kalajengking tersebut. Karim meminta pihak Lion bisa membuktikan bahwa kalajengking tersebut telah dimusnahkan dan difoto sebagai bukti.

Kejadian kalajengking terlihat di kabin pesawat lion air memunculkan dugaan jika ada penumpang lion air yang sengaja membawa kalajengking dalam bagasi tetapi kalajengking tersebut lepas dari tas bawaan.

Mungkin juga kalajengking tersebut rencana akan dijual atau dipelihara untuk dijadikan bisnis.

Seperti diketahui kalajengking bisa menghasilkan racun yang memiliki potensi luarbiasa dalam dunia kedokteran.

Hal ini sempat disinggung Presiden Joko Widodo dalam pidatonya (30/04/2018). Presiden menyebut zat dengan nilai tertinggi adalah racun kalajengking yang harganya dapat mencapai sekitar 145 miliar per liter.

Racun kalajengking digunakan sebagai obat terapi kanker karena molekulnya yang kecil dapat mencapai bagian tubuh yang sulit dijangkau seperti otak. Demikian penuturan Ramadhani Eka Putra, seorang peneliti serangga dari Institut Teknologi Bandung.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.