Heboh Soal Museum SBY, Netizen: Mungkin Kemiskinan Pacitan yang Akan Diabadikan

Heboh Soal Museum SBY, Netizen: Mungkin Kemiskinan Pacitan yang Akan Diabadikan

FR
HZ
Fitrianna R
Hasbi Zainuddin

Tim Redaksi

Terkini.id, Jakarta – Belakangan ini, pembangunan Museum SBY-Ani Yudhoyono di Jalan Lingkar Selatan, Ploso, Kabupaten Pacitan, Jawa Timur, santer dibicarakan oleh publik. 

Pasalnya, pembangunan Museum SBY tersebut diduga melalui kucuran bantuan Pemerintah Provinsi Jawa Timur sebesar 9 miliar rupiah. 

Saat sambutan, SBY mengatakan bahwa museum tersebut dibangun sesuai keinginan istrinya, mendiang Ani Yudhoyono. 

Bahkan menjelang meninggal dunia, Ani dikabarkan meminta agar pembangunan museum itu segera dimulai.

“Museum dan galeri ini adalah tanda cinta saya dan keluarga yang amat dalam dan abadi kepada istri tercinta,” kata SBY saat itu.

Baca Juga

Namun, pembangunan museum yang merupakan wujud rasa cinta mantan presiden Susilo Bambang Yudhoyono itu nyatanya kini dilanda pro dan kontra.

Kendati demikian, Bupati Pacitan alias Indartato akhirnya menanggapi perihal berita yang telah tersebar luas ini.

Menurutnya, dana pembangunan museum itu didukung oleh pemerintah provinsi Jatim, bukan APBD Pacitan. 

“Bukan dari APBD Pacitan. Itu dari pemerintah provinsi yang memberikan bantuan. Namanya bantuan keuangan khusus kepada pemerintah daerah untuk pembangunan museum Pak SBY,” tutur Indartato pada hari Senin, 15 Februari 2021 lalu. 

Indartato menjelaskan bahwa awalnya Pemkab Pacitan memang mengajukan dana bantuan untuk pembangunan Museum SBY-Ani itu kepada Pemprov Jatim.

Dana yang disebut sebagai Bantuan Keuangan Khusus (BKK) itu lalu diterima Pemkab Pacitan pada 9 Desember 2020.

Namun, faktanya BKK tersebut sampai saat ini belum diserahkan kepada pihak Museum SBY-Ani.

“Sampai hari ini uangnya belum diserahkan,” ungkap Indartato, merujuk pada masih adanya proses administrasi yang harus diselesaikan.

Menanggapi kabar ini, netizen rupanya tak tinggal diam. Mereka berlomba-lomba memberikan opini maupun tanggapan mereka.

Hal ini bisa disaksikan melalui pantauan media sosial Twitter. Sebagian merasa pro terhadap pembangunan Museum SBY tersebut, akan tetapi sebagian lainnya lagi justru bersikap kontra. 

Salah satunya bahkan mengaitkan pembangunan museum dan bantuan dana itu dengan kemiskinan yang terjadi di Pacitan seraya memperlihatkan sebuah foto di mana angka kemiskinan di Pacitan dinyatakan naik sebanyak 0.87 persen sejak pandemi.

“Mungkin kemiskinan ini yg akan jadi sejarah dan akan diabadikan di museum tsb,” sindirnya.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.