Terkini.id, Jakarta – Polisi telah menangkap tukang bakso keliling di Jakarta Barat yang terekam kamera CCTV meludahi mangkuk seorang pelanggan.
Saat ini, pelaku telah diamankan di Polsek Kembangan untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Pelaku di hadapan polisi mengaku meludahi mangkuk pelanggannya itu sebagai penglaris.
“Benar dia mengaku meludahi itu untuk mengamalkan ajaran dari gurunya. Buat penglaris,”ujar Kapolsek Kembangan Kompol Imam Irawan, dikutip dari kumparancom, Jumat, 26 Juni 2020.
Menanggapi aksi sang pelaku, Pakar budaya Universitas Gadjah Mada (UGM) menyebut praktik penglaris itu biasa digunakan para pedagang.
- Honda ST125 Dax Usung Mesin 125cc dan ABS dengan IMU, Bobot Hanya 107 Kg
- 81 Tahun Kejaksaan, Kejari Jeneponto Teguhkan Janji Kembalikan Kepercayaan Publik dengan Humanis
- Dapat Dukungan Penuh IAS, Ismail Aksa Siap Bergerak Pimpin Golkar Sidrap
- Bank Indonesia Sulsel Dukung Kajian IMTI 2026 untuk Memperkuat Pariwisata Ramah Muslim
- Bapemperda DPRD Sulsel Kunjungi PT Vale, Bahas Ranperda Pembagian Keuntungan Tambang
“Ada kan kalau kita makan di warungnya enak banget, tapi kalau (makanan) dibawa pulang, rasanya hambar. Itu salah satu cirinya,” kata dosen Jurusan Sastra Arab Fakultas Ilmu Budaya (FIB) UGM, Abdul Jawat Nur, Jumat, 26 Juni 2020 seperti dikutip dari detikcom.
Jawat mengungkapkan, praktik meludahi makanan sudah lama digunakan.
Kendati demikian, ia enggan menyebut daerah mana saja yang melakukan praktik ini.
“Saya tidak bisa tunjuk daerahnya ya. Banyak pedagang makanan yang menggunakan mantra penglaris,” ujarnya.
Selain makanan, Jawat menceritakan ada juga praktik pengobatan yang menggunakan ludah.
Ia menjelaskan, ludah dari tokoh atau yang disebut guru itu digosokkan ke kedua tangannya lalu diusapkan ke pasien yang sakit.
Adapun penggunaan mantra seperti itu, kata Jawat, sudah dikenal di Indonesia sejak lama.
“Mantra itu macam-macam. Sebelum agama masuk ke Indonesia, bangsa kita sudah punya mantra. Mereka percaya pada hal-hal yang metafisik di luar kemampuan manusia, dan mereka meminta bantuannya melalui mantra,” ujarnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
