Terkini.id, Makassar – Asisten II Perekonomian dan Pembangunan Setda Pemprov Sulsel, Ichsan Mustari menyebut bahwa sejak perusahaan smester Huadi Group beroperasi, memberikan pengaruh daya beli masyarakat Kabupaten Bantaeng hingga saat ini.
Menurut Ichsan kantong-kantong kemiskinan dan ekonomi memiliki pengaruh besar dengan kehadiran investor di sebuah wilayah, seperti di Kabupaten Bantaeng dan daerah Luwu Raya yang sudah memiliki perusahaan multinasional maupun multi internasional.
“Tentu seperti itu logika ekonomi seperti itu memang. Artinya pesoalan kemiskinan itu diselesaikan dengan adanya investor seperti ini (Huadi Group). Kemudian bagaimana kemampuan daya beli masyarakat meningkat karena itu kan hitungan ekonominya,” kata dr. Ichsan kepada awak media, di Kantor Gubernur Sulsel, Senin 4 Maret 2024.
Lebih jauh ia menjelaskan, berbagai perusahaan baik smelter maupun tambang di Sulawesi Selatan (Sulsel) ini hampir semua merekrut Sumber Daya Manusia (SDM) lokal masing-masing daerahnya.
Hal tersebut menjadi sebuah komitmen perusahaan atau investor untuk menjamin kesejahteraan atau pendapatan masyarakat sekitar perusahaan, atau ekonomi efek.
- Pertanian Bone Bersiap Naik Kelas, Polbangtan Kementan Bawa Solusi SDM dan Teknologi
- 702 Batang Kayu Besi Ilegal Diselundupkan dari Buton, Gakkumhut Sulawesi Kantongi Nama Pemilik dan Pembeli
- Listrik Padam Berhari-hari, DPRD Sulsel Minta PLN Potong Tagihan Pelanggan hingga 50 Persen
- Pertamina Patra Niaga Sulawesi dan Pemprov Sulsel Sidak SPBU Makassar, Stok BBM Dipastikan Aman
- Dies Natalis ke-70 Unhas, Lima Program Baru Diperkenalkan untuk Perkuat Kampus Masa Depan
“Daya beli mereka (Masyarakat), kemampuan mereka kan nggak mungkin orang bisa mengeluarkan duit kalau tidak ada pendapatannya atau duitnya,” lanjut dr. Ichsan.
Kendati demikian, diharapkan para investor betul-betul membina masyarakat sekitar baik melalui CSR maupun bantuan lainnya. “Tentu ada beberapa juga, tentu bagaimana mereka bisa membina kehidupan masyarakat sekitar,” harapnya.
Sebelumnya, Kepala Dinas ESDM Sulsel, Andi Eka Prasetya mengaku, saat ini pihaknya tengah berkunjung ke berbagai daerah di Sulsel, terutama daerah yang memiliki investasi, baik pertambangan maupun smelter di Bantaeng dan Luwu.
“Jadi kegiatan kunjungan-kunjungan ke beberapa kabupaten untuk awal tahun. Kami bertujuan untuk memonitoring dan Koordinasi Pemerintah Daerah (Pemda),” kata Andi Eka kepada awak media belum lama ini.
Menurut dia, baik pemerintah pusat, pemerintah provinsi dan kabupaten kota harus betul-betul perhatikan dan jaga investasi di sebuah daerah.
“Bersama cabang dinas melihat kondisi tambang didaerah dan memantau apakah proses yang dijalankan sesuai izin, serta betul-betul memenuhi dan mematuhi ketentuan lainnya,” pungkasnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
