Terkini.id, Jakarta – Puteri Indonesia Intelegensia 2015 asal Papua, Olvah Al Hamid mengaku ingin menghabisi teroris kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Bumi Cenderawasih.
Keinginan menghabisi teroris KKB tersebut diungkapkan Putri Papua itu lantaran dirinya sangat mencintai NKRI.
Hal itu pun disampaikan Olvah Al Hamid dalam unggahannya di Instagram pribadinya. Dalam postingannya itu, ia menceritakan bahwa dirinya sempat dihujat karena ada beberapa oknum yang memprovokasi seakan-akan dirinya ingin menghabisi orang Papua.
Padahal, kata Olvah, dirinya adalah cucu Ondoafi di Sarmi. Ondofai adalah pemimpin tunggal di suatu daerah wilayah adat yang dihormati seperti raja.
Lantaran keinginanannya menghabisi teroris Papua tersebut, Olvah mengaku banyak pihak yang mendesaknya untuk meminta maaf secara terbuka pada Organisasi Papua Merdeka (OPM) dan KKB.
Kendati demikian, putri Papua itu tetap bersikukuh tak meminta maaf karena menurutnya sikapnya itu untuk menegakkan NKRI di tanah Bumi Cenderawasih.
“Yang pertama, tulisan saya tidak punya arti ingin menghabisi orang Papua sama sekali. Saya ingin menghabisi teroris. Saya mengutuk aksinya bukan manusianya.Yang kedua, jika saya minta maaf, berarti kontradiksi dengan prinsip saya yang NKRIHargaMati,” tulis Olvah Al Hamid, Minggu 19 September 2021 seperti dikutip dari Kantor Berita Politik RMOL.
Lebih lanjut, Olvah juga menceritakan bahwa ia sempat dipanggil oleh Mabes Polri terkait hal itu.
Ketika dirinya bertemu dengan petinggi Cyber Crime Polri, kata Olvah, ia mengingat ucapan mereka yang berterima kasih kepada Olvah.
“Mbak Olvah, terima kasih karena Mbak Olvah Pro-NKRI,” kata Olvah mengingat pernyataan Petinggi Polri tersebut.
Usai pihak Polri melakukan analisa terkait video dan narasi unggahannya soal teroris KKB tersebut, aparat pun menyimpulkan tidak ada niatan dari Putri Intelegensia 2015 asal Papua itu untuk menghabisi orang Papua.
“Saya dikecam habis-habisan tapi saya tetap stabil dan tenang. Saya tidak langsung membuat video permohonan maaf tapi saya pikir saat harus ke pihak yang paham. Saya sangat percaya bahwa Tuhan kasih kemampuan beda-beda kepada manusia. Sakit ke dokter, belajar ke guru, masalah ke Polisi,” ujarnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
