Terkini.id, Banten – Muhammad Latif, seorang pemuda di Kota Serang, Banten, baru-baru ini membuat heboh publik lantaran mengaku sebagai Imam Mahdi (juru selamat).
Selain itu, ia juga mengaku bisa berbicara dengan Malaikat Jibril dan pernah berjumpa dengan Nabi Muhammad SAW dalam mimpinya.
Terkait hal tersebut, Sekretaris Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Serang, Amas Tajudin menyampaikan alasan Latif mengaku Imam Mahdi.
Amas menyampaikan bahwa yang bersangkutan mengakui hal itu karena alasan ciri-ciri fisik yang dimilikinya. Pengakuan itu pun dibenarkan oleh para pengikutnya.
“Sehingga Muhammad Latif menyebarkan keyakinannya sebagai Imam Mahdi ala Minhajin Nubuwah al Khilafah melalui jejaring medsos dengan lima akun yang dibuatnya dengan nama yang berbeda-beda, bahkan sang Imam Mahdi ini dalam salah satu akun pribadinya mengaku sebagai keturunan nabi dan bergelar habib,” kata Amas, dikutip dari Suara.com (jaringan Terkini.id), Senin, 20 April 2020.
- Viral, Pria Kudus Mengaku Imam Mahdi Sambil Bersumpah di Atas Alquran
- Pendakwah Arrazy Sebut Imam Mahdi Akan Muncul dari Indonesia: Ini Bukan Kabar Gembira!
- Indigo Gus Robin: Dajjal Sudah Lahir, Imam Mahdi Telah Muncul di Tanah Suci
- Sempat Mengaku Imam Mahdi karena Diilhami oleh Allah, Wanardi Buat Warga Resah
- Pemuda Ini Mengaku Imam Mahdi dan Bisa Bicara dengan Malaikat Jibril
Kepada MUI, Latif juga mengatakan bahwa dirinya pernah bertemu Nabi Muhammad SAW dan Malaikat Jibril dalam mimpinya.
“Muhamad Latif menjelaskan kepada Ketua MUI Kota Serang (KH Mahmudi) dan saya bahwa dirinya pernah bertemu Nabi Muhammad SAW dalam mimpi, dan bertemu Malaikat Jibril langsung dalam wujud manusia,” ujar Amas.
Pemuda ini pun meyakini bahwa dirinya adalah Imam Mahdi yang diriwayatkan dalam hadist Alquran karena merasa memiliki tiga ciri utama dari sang juru selamat tersebut.
“Menurutnya ciri itu adalah tanda hitam (tanda lahir) di tangan kirinya berbentuk segitiga menghadap kiblat, yang kedua ujung rambut berwarna cokelat kemerahan sejak lahir, dan ketiga memiliki jidat lebar dan hidung melengkung, itulah kata dia (Latif) ciri utama Imam Mahdi,” ungkap Amas.
Muhammad Latif diketahui mendirikan perguruan spiritual bernama Naga Derajat dan memiliki tujuh murid yang tersebar di Kaujon, Pakupatan, Komplek Taman Alam Lestari, Bandung dan Kalimantan.
Latif dalam melakukan perjalanan spritualnya juga mengaku sering kali kesurupan.
Kasus ini pun langsung ditangani oleh Polres Serang Kota berdasarkan laporan warga setempat yang resah dengan pengakuan pemuda ini.
Polres Serang Kota langsung mengamankan Latif dan menyerahkan ke Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Serang untuk proses pembinaan.
“Sudah diserahkan ke MUI. Kebetulan MUI yang punya kewenangan untuk melaksanakan pembinaan. Pada (Sabtu 18 April 2020) juga bersama MUI mengamankannya,” kata Kapolres Serang Kota AKBP Edhi Cahyono.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
