Pendakwah Arrazy Sebut Imam Mahdi Akan Muncul dari Indonesia: Ini Bukan Kabar Gembira!

Terkini.id, Jakarta – Beredar video ceramah pendakwah Arrazy Hasyim sebut imam Mahdi akan muncul dari nusantara Indonesia.

Arrazy hasyim juga menyampaikan pendapatnya bahwa ada beberapa indikator yang memungkinkan pernyataannya tersebut adalah benar.

Bahkan dirinya meyakinkan jama’ah bahwa yang disampaikannya adalah indikator besar, sehingga pernyataan yang ia sampaikan soal imam Mahdi muncul dari Nusantara adalah suatu hal yang memiliki kemungkinan yang besar.

Baca Juga: Habib Rizieq Mengaku Dapat Pesan dari Rasulullah, Denny Siregar Sindir:...

“Habib atau habaib paling banyak sekarang di mana? di Yaman?,” ujar Arrazy dalam video yang diunggah channel youtube Pembela Sunnah, dengan judul ‘Benarkah Imam Mahdi Muncul Berasal dari Indonesia’, sebagaimana dilansir pada Sabtu, 5 Maret 2022.

“Yaman negaranya kecil, cuma di daerah Tarim, itu memang banyak ya Hadramaut, tempat Al-habib Umar bin Hafidz,” ujar Arrazy melanjutkan.

Baca Juga: Indonesia Jadi Perhatian Dunia, Airlangga: Karena Ekonomi Tumbuh Impresif dan...

“Makah? juga engga (bukan), kalau kita lihat bapa ibu sekalian, mulai dari ujung Aceh, medan ya, kemudian Riau, Jambi,” ujar Arrazy melanjutkan.

“Sampai ke lombok sana, sampai ke Ambon pak, itu bertebaran keturunan rasulullah SAW, dan jumlahnya itu mengejutkan sekali, lebih banyak dari jumlah yang ada di tanah Arab,” ujar Arrazy melanjutkan.

Kemudian, Arrazy menjelaskan pendapatnya bahwa hal tersebut adalah indikator besar yang menunjukan sebuah kemungkinan besar bahwa imam Mahdi akan muncul dari negeri ini di nusantara.

Baca Juga: Indonesia Jadi Perhatian Dunia, Airlangga: Karena Ekonomi Tumbuh Impresif dan...

“Ini indikator besar ini pak! indikator besar ini!,” ujar Arrazy menjelaskan.

“Bahwa besar kemungkinan Al-Mahdi (Imam mahdi) muncul di negeri kita, di nusantara, ini bukan kabar gembira!,” ujar Arrazy melanjutkan.

“Hitungan kita secara kalkulasi ilmiahnya, sangat besar kemungkinan (imam Mahdi) di negeri kita,” ujar Arrazy menandaskan.

Bagikan