Ini Bahaya Gas Metana Septic Tank yang Bikin Warga Wajo Terbakar 40 Persen

Ini Bahaya Gas Metana Septic Tank yang Bikin Warga Wajo Terbakar 40 Persen

HZ
Hasbi Zainuddin

Penulis

Terkini.id, Wajo – Warga di Wajo, mengalami luka bakar hingga 40 persen akibat septic tank yang mengandung gas metana di toilet kostnya meledak.

Ledakan akibat gas metana itu dipicu oleh korek pria inisial SY (26) yang membakar rokok saat hendak buang air besar di toilet tersebut. Peristiwa terjadi di Kabupaten Wajo, Jumat 7 Juli 2023 lalu.

Lalu, bagaimana berbahayanya sebenarnya septic tank yang mengandung gas metana, hingga mengakibatkan SY mengalami luka bakar 40 persen?

Selain mengandung gas yang bisa memicu ledakan dan terbakar, gas metana juga diketahui berbahaya juga selalu dihirup.

Untuk diketahui, menurut Standar Nasional Indonesia, posisi septic tank diharuskan berjarak minimum 11 meter dari sumber air yang digunakan sehari-hari. Hal ini untuk menghindari kontaminasi dari isi septic tank ke sumber air yang digunakan.

Untuk diketahui, Gas metana adalah produk dari bakteri anaerob yang ada di dalam septic tank. Dalam beberapa kasus, menghirup gas metana bisa menyebabkan intoksikasi gas metana atau keracunan dengan gejala acute respiratory distress.

Neni Sintawardani selaku Peneliti Loka Penelitian Teknologi Bersih (LPTB) Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) tidak mengherankan jikalau gas metana septic tank mudah meledak, dan menimbulakan ledakan seperti bom jika tersulut api dan tercampur dengan udara.

Secara logika ilmu pengetahuan, di dalam sebuah septic tank itu terdapat gas metana yang mudah terbakar dan dibakar. 

Metana, menurut Neni, adalah senyawa hidrokarbon fraksi ringan yang punya karakteristik mudah terbakar. Gas metana ini biasa digunakan dalam pembuatan gas alam atau LNG (Liquid Natural Gas) dan bisa difungsikan sebagai pembangkit listrik.

Metana diketahui tidak beracun. Metana dalam jumlah yang sedikit juga tidak menimbulkan potensi bahaya apapun selain bau busuk yang menyengat. Akan tetapi, jika mengalami tekanan dengan konsentrasi yang tinggi, akan menimbulkan ledakan yang besar.

Menurut Neni Sintawardani, terbentuknya gas metana di septic tank yang mudah meledak sendiri akibat adanya proses pengolahan secara biologis yang dilakukan oleh mikroorganisme di dalam septic tank. 

Proses penguraian limbah dari dekomposisi alami ini bisa menghasilkan uap air dan gas seperti metana, karbondioksida, hidrogen sulfida, dan amoniak.

Dia berpesan agar masyarakat mulai memperhatikan saluran gas di setiap septic tank rumah. Beberapa kasus yang sering terjadi, saluran gas septic tank tertutup atau tertimbun tanpa disadari pemilik rumah.

“Kalau membuat reaktor biogas apapun, termasuk septic tank, selalu perhatikan saluran gasnya,” kata Neni.

Selain itu, Neni juga berpesan agar saluran gas septic tank dibuat agak jauh dari rumah sehingga bisa mengurangi resiko kemungkinan kebakaran dan gas metana di dalamnya bisa keluar dengan aman.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.