Ini Buktinya Kenapa Telur Penting untuk Dikonsumsi

Telur
Telur. (foto: aladokter.com)

Terkini.id, – Telur sangat penting untuk dikonsumsi sebagai salah satu lauk pauk pendamping nasi. Selain murah dan mudah diperoleh karena banyak ditemui di pasar, warung dan toko-toko. Harganya juga relatif murah dibandingkan bahan lauk lainnya.  

Telur bisa diolah menjadi masakan utama sebagai lauk pauk pendamping nasi, juga bisa dijadikan bahan campuran berbagai jenis masakan lain,

Mengolah telur sangatlah sederhana, hanya dengan merebus, menggoreng dan memanggang .

Sebagai campuran untuk membuat kue, minuman dan masakan lain, telur sangat disukai karena enak dikonsumsi dan sangat bernutrisi.

Telur dianggap sangatlah penting untuk dikonsumsi karena memiliki kandungan protein, kolin,  vitamin dan mineral yang tinggi dan baik untuk kesehatan tubuh.

Menarik untuk Anda:

Departemen Pertanian AS (USDA), seperti melansir dari Kompas.com, mengungkapkan bahwa kandungan gizi dalam satu butir telur ayam rebus dengan berat sekitar 50 gram, , komposisi kandungan nutrisinya sebagai berikut :

– Kalori = 77

– Karbohidrat = 0,6 gram

– Total lemak = 5,3 gram

– Lemak jenuh= 1,6 gram

– Lemak tak jenuh tunggal= 2,0 gram

– Kolesterol= 212 mg

– Protein= 6,3 gram

– Vitamin A= 6 persen dari kebutuhan harian

– Vitamin B2 (riboflavin)=15 persen dari kebutuhan harian

– Vitamin B12 (cobalamin)= 9 persen dari kebutuhan harian

– Vitamin B5 (asam pantotenat)= 7 persen dari kebutuhan harian

– Fosfor= 86 mg, atau 9 persen dari kebutuhan harian

– Selenium= 15,4 mcg, atau 22 persen dari kebutuhan harian

Terbukti telur sangat kaya kandungan gizi penting untuk pertumbuhan dan penopang kesehatan tubuh.

Telur dianggap sangat penting sebagai bahan makanan pokok bagi mereka yang berdiet karena beberapa fakta membuktikan bahwa telur sangat membantu menurunkan berat badan karena memberikan rasa kenyang yang lama sehingga bisa mengontrol nafsu makan.

Bukti bahwa telur bisa membantu tubuh berdiet tanpa membuat tubuh kekurangan nutrisi karena  :

1. Kandungan karbohidrat dalam telur termasuk cukup rendah kalori hanya 77 kalori dan sedikit karbohidrat bahkan dalam satu butir telur karbohidratnya -kurang dari 1 gram.

2. Telur memiliki sedikit gula dan tanpa serat

3. Kandungan lemaknya juga sedikit dalam satu butir telur berukuran besar hanya terdapat 5 gram lemak atau sekitar 1,6 gram lemak jenuh dan sisanya lemak tak jenuh ganda dan tunggal.

4. Sebagian besar lemak dalam telur ada di dalam kuning telur sehingga bisa memilah jika hanya ingin mengonsumsi putih telur saja. Dalam satu kuning telur mengandung 55 kalori dari gabungan lemak dan protein.

5. Sebutir telur mengandung sekitar 6 gram protein sehingga telur dianggap sebagai sumber protein terbaik dibandingkan daging ayam dan susu. Telur dianggap memiliki 100% nilai kegunaan protein. Putih telur mengandung 57% nilai kegunaan protein.

6. Telur mengandung 9 asam amino esensial yang lengkap.

7. Telur juga kaya akan vitamin dan mineral penting bagi tubuh seperti vitamin D, fosfor, vitamin A, B kompleks, riboflavin, selenium dan kolin. Melansir dari Live Science, dalam kuning telur terdapat kolin, vitamin B12, vitamin D dan zat besi.

8. Telur dipercaya oleh para ahli untuk orang sehat nutrisi telur sangat baik untuk mengurangi kandungan kolesterol.

Sebagai bahan makanan, untuk memenuhi kebutuhan gizi di dalam tubuh, sangat disarankan untuk mengonsumsi telur sebagai sumber protein penting yang bisa membantu tumbuh kembang anak dan sangat membantu untuk ketahanan tulang dan gigi bagi orang dewasa dan lansia.

Selain rasanya enak, muda dicerna dan cocok dikonsumsi untuk semua golongan dari bayi hingga lansia, tidak menjadi alasan lagi untuk tidak mengonsumsi telur dalam memenuhi kebutuhan gizi harian kita. Mengingat segala unsur penting gizi yang dimiliki telur, maka selalulah menambahkan telur dalam setiap asupan makanan harian kita.

Konten Bersponsor

Mungkin Anda Suka

Masker Scuba Tidak Disarankan Digunakan, Ini Alasannya

Tips Menjaga Kekebalan Tubuh Selama Pandemi

Komentar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar